Tagar Miras Masih Trending Hingga Minggu Pagi

Minggu, 28 Februari 2021 10:14
Tagar Miras Masih Trending Hingga Minggu Pagi

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Hingga Minggu, 28 Februari 2021 pukul 10.00 WIB pagi, tagar #miras masih trending di twitter Indonesia.

Tagar #miras telah dicuitkan hingga lebih dari 50 ribu kali di twitter.

Advertisement

Hal ini adalah buntut dari terbitnya Perpres Nomor 10 Tahun 2021 tentang Bidang Usaha Penanaman Modal yang menetapkan Papua sebagai salah satu tempat produksi minuman keras atau Miras.

Warganet yang ada di media sosial menyatakan ketidaksetujuannya investasi miras di Indonesia.

Baca: Bentrok Hingga Telan Korban Jiwa, FPI Sebut Sempat Dihadang OTK, Polisi: Petugas yang Diserang

“Miras adlh Sumber segala Kejahatan ( Al Hadist),” tulis akun @Alvaro_Hakim007.

“Kalau makanan sih ada mendingnya, laper jd kenyang, nah kalau miras, et dah,” tulis akun @kumbanggmrckela.

BACA JUGA:  HRS Kembali ke Indonesia, Tagar SelamatDatangHabibana Trending Twitter

“gak ada perpres aja korban dari miras udah banyak, kematian, kekerasan, perkelahian, pencurian perampokan dan segala kriminalitas lainnya. trus skr malah di keluarin perpres nya.
<span;>sbg rakyat pembayar pajak dan pemegang kedaulatan negeri ini, sy minta @jokowi cabut perpres itu skr!,” tulis akun @taufiqrus.

Sementara itu, Majelis Rakyat Papua (MRP) secara tegas menolak investasi produksi minuman keras di wilayah tersebut. “Kami menolak dengan tegas. Jika mau investasi di Papua, silahkan, tapi bawa yang baik-baik,” kata kata anggota Kelompok Kerja Agama MRP, Dorince Mehue.

MRP adalah majelis yang diamanatkan UU Otonomi Khusus Papua dan harus dimintai persetujuannya terkait kebijakan-kebijakan di Papua. Namun menurut tokoh perempuan Papua itu, pihaknya sama sekali belum diajak bicara soal Perpres tersebut.

BACA JUGA:  'Pak Timbul' Trending di Twitter, Nyindir Prabowo?

Dorius yang juga ketua Persekutuan Wanita Gereja Kristen Injili (PW GKI) Papua menekankan, dampak minuman keras di Papua selama ini sangat merugikan warga.

“Pertama warga minum-minum, kemudian mabuk, dan dari situasi itu muncul banyak kekerasan,” ujarnya. Sejauh ini, ia menekankan, pihak-pihak di Papua telah berupaya mengikis persoalan miras ini.

MRP juga telah membentuk Koalisi Antimiras guna menanggulangi persoalan yang dipandang serius di Papua tersebut. Sebab itu, ia tak menginginkan upaya-upaya tersebut dikandaskan lagi dengan regulasi yang lebih permisif soal miras di Papua. (bpc4)

Berita Terkini

Senin, 19 April 2021 21:31

Akan Punya Bursa Mata Uang Kripto, Ini Kata Bappebti

Mata Uang Kripto

Senin, 19 April 2021 20:30

Demokrat Tolak Jatah Menteri Jika Jokowi Jadi Reshuffle Kabinet

Sikap Demokrat Tetap Dioposisi

Senin, 19 April 2021 19:51

Sinyal dari Ustaz Yusuf Mansur, Witjaksono Akan Jadi Menteri Investasi

Klaim Calon Menteri Investasi

Senin, 19 April 2021 19:30

Bengkalis Disunting Ratusan Miliar Dana dari BRGM

BRGM, Bengkalis

Senin, 19 April 2021 18:23

Sidang Korupsi, Yan Prana Sebut Pemotongan SPPD Usulan Dona Fitria

Sidang Yan Prana Jaya

Senin, 19 April 2021 17:33

Sidang Korupsi Yan Prana, Lima Saksi Ngaku Keberatan SPPD Dipotong 10%

Sidang Korupsi Yan Prana Jaya

Senin, 19 April 2021 17:02

Pelatih Tottenham Jose Mourinho Dipecat

Tottenham menyisakan 6 laga di Liga Inggris

Senin, 19 April 2021 16:22

Kasus Positif Covid-19 di Riau Kian Meningkat, Ini Penekanan Syamsuar untuk Daerah

Beberapa Poin Penekanan Gubri dalam Penanganan Covid-19