Menag Yaqut Sebut Ahmadiyah dan Syiah Berhak Dilindungi, Pemerintah yang Fasilitasi

Jumat, 25 Desember 2020 10:01
Menag Yaqut Sebut Ahmadiyah dan Syiah Berhak Dilindungi, Pemerintah yang Fasilitasi
Menteri Agama Yaqut Cholil. (Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengatakan bahwa hak beragama untuk warga Ahmadiyah dan Syiah harus dilindungi.

Dia tak ini ada kelompok agama yang terusir dari kampung halamannya hanya karena berbeda keyakinan. “Mereka [Ahmadiyah dan Syiah] warga negara yang harus dilindungi,” kata Yaqut saat dikutip Antara, yang dilansir dari CNNIndonesia, Jumat, 25 Desember 2020.

Advertisement

Yaqut mengatakan pemerintah akan mengafirmasi [penegasan positif] terhadap hak beragama kedua kelompok tersebut di Indonesia.

Bentuknya, Kemenag akan memfasilitasi dialog yang lebih intensif untuk menjembatani perbedaan kedua kelompok agama itu. “Perlu dialog lebih intensif untuk menjembatani perbedaan. Kementerian Agama akan memfasilitasi,” katanya.

Baca: 14 Keluarga Korban Sriwijaya Air Ditebangkan ke Jakarta

Hal ini diungkapkan Yaqut sebagai tanggapan atas permintaan Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta Azyumardi Azra agar pemerintah mengafirmasi kelompok minoritas.

Azyumardi menyampaikan itu secara daring pada forum Professor Talk Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) di Jakarta, pada 15 Desember 2020 lalu

“Terutama bagi mereka yang memang sudah tersisih dan kemudian terjadi persekusi, itu perlu afirmasi,” kata Azyumardi. (bpc2)

Berita Terkini

Minggu, 17 Januari 2021 18:30

Menelaah Potensi Saham Otomotif 2021

#saham #otomotif

Minggu, 17 Januari 2021 16:34

Begini Kondisi Indeks Pembangunan Manusia Riau di Tahun Pandemi

#IPM #ruau #covid

Minggu, 17 Januari 2021 15:33

DKP Riau Akui Illegal Fishing Masih Hantui Perairan Rohil

#IllegalFishing #hukum #Laut #perikanan

Minggu, 17 Januari 2021 14:30

Cara Ustman Bin Affan Bersikap Dermawan

#UstmanBinAffan #Islampedia

Minggu, 17 Januari 2021 13:30

Paspor Jepang Terkuat di Dunia 2021, Kok Bisa?

#travelling #paspor #jepang

Minggu, 17 Januari 2021 12:32

Ekonomi Sulit, Protes Meletus, Warga Tunisia Marah

#Protes #tunisia #internasional