• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Makan Dhab? Halal, Tapi Rasulullah Tidak Memakannya

Romi J. by Romi J.
5 Juli 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Hewan seperti kadal gurun atau lebih dikenal dengan nama dhab banyak dijumpai di daerah Mesir dan sekitarnya.

Dhab ini sangat mirip sekali dengan biawak yang ada di Indonesia. Namun, meski demikian, dhab bukanlah biawak.

Makanan dhab ini adalah lumut, dedaunan, ataupun rumput. Sesekali, dhab ini juga memakan belalang.

Ustaz Abdul Somad (UAS) dalam salah satu ceramahnya di chanel youtube Taffaquh menyebutkan bahwa dhab ini halal dimakan.

Menurut UAS, dalam suatu jamuan makan, Rasulullah SAW dijamu dengan dhab. Namun, Rasulullah SAW tidak memakannya.

Walau tak memakan dhab, Rasulullah juga tidak melarang. Artinya, tidak menyuruh makan, namun juga tidak melarang.

Sementara itu, Ustaz Adi Hidayat (UAH) memgatakan dhab ini awalnya didapatkan, dimasak, dan dihidangkan kepada rasulullah SAW oleh Khalid bin Walid.

Rasulullah tidak memakan hidangan dhab tersebut, namun juga tidak melarang Khalid bin Walid memakannya.

Lalu, mengapa rasul tidak memakan dhab tersebut?

Dikatakan UAH, jika ada kambing, mengapa memakan dhab. Karena itu, rasul memilih memakan hidangan kambing.

Kemudian, rasulullah SAW tidak melarang Khalid memakan dhab, karena Khalid adalah panglima perang. Dalam perang, belum tentu mendapatkan daging biasa seperti daging kambing.

“Karena dalam keadaan perang, tak selalu mendapatkan makanan seperti daging kambing. Kalau tak makan, bagaimana Khalid menjaga pasukannya? Itulah mengapa nabi tidak melarang Khalid makan dhab,” kata UAH. (bpc4)

Tags: halalmakan
Share12Tweet7Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Halal satu atap
Berita Pilihan

Target Produk Halal Dunia, Pemerintah Akan Bikin Ekosistem Halal Satu Atap, Maksudnya?

...

Read moreDetails
zona khas arifin ahmad, sertifikasi halal

Ini 2 Skema Sertifikasi Halal yang Direkomendasikan, Usaha Mikro Kecil Disarankan Pakai Skema Gratis

produk halal diminati dunia

Produk Halal Kian Diminati Dunia, Kok Bisa ya, Berikut Fakta-Faktanya

sertifikat halal produk makanan

Riau Perkuat Sektor Pariwisata dengan Produk Halal UMKM, 1.133 Sertifikat Diterbitkan BPJPH

zona khas pekanbaru, bisnis kuliner di Pekanbaru

Jalan Arifin Ahmad Bakal Berstatus Zona Khas, Ini Kata Kadisparekraf Riau

konflik perkebunan di riau, kebijakan DMO dan DPO, ekspor cpo dilarang

Mencari Rezeki Halal Lagi Baik

Next Post

Catatan Sejarah 6 Juli: Pencipta Lagu Pelangi, AT Mahmud Meninggal Dunia

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.