Kemenag Riau Serukan Masjid Kembali Terapkan Protokol Kesehatan

Selasa, 27 Oktober 2020 10:32
Kemenag Riau Serukan Masjid Kembali Terapkan Protokol Kesehatan
Kegiatan ceramah agama di mesjid. (dok.bertuahpos)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Provinsi Riau menyerukan kembali agar masjid menerapkan protokol kesehatan. Langkah ini dianggap perlu agar tempat dan rumah ibadah tidak menjadi klaster baru penyebaran wabah corona di provinsi ini.

Kasubag Kepegawaian dan Hukum Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Riau Edi Tasman mengatakan masjid dan rumah ibadah hendaknya lebih disiplin dalam penerapan protokol kesehatan sebab sudah jelas akan menghimpun banyak kerumunan. 

Advertisement

“Setidaknya jarak minimal satu meter antar jamaah. Wajib memakai masker dan menyediakan sabun cuci tangan di tempat wudhu,” ujarnya.

Menurutnya, jika para pengurus rumah ibadah tidak menerapkan protokol kesehatan yang ketat, maka dikhawatirkan akan berakibat fatal pada kesehatan masyarakat yang beribadah.

Baca: Akhir Pekan Ini Bakal Ada Rapid Test Massal di Sukaramai Trade Center

BACA JUGA:  Satu Lagi Diduga Pegawai BRK Terkonfirmasi Positif COVID-19

Dia menambahkan, penerapan 3M menjadi hal paling standar di masjid dan rumah ibadah dalam upaya pencegahan penyebaran corona. Para jemaah yang datang dari berbagai tempat dikhawatirkan akan membawa virus dan akan menularkan kepada jamaah lain.

Terutama terhadap orang tanpa gejala atau OTG yang saat ini mendominasi penyebaran virus. Menurut Ketua Perhimpunan Ahli Epidemiologi Provinsi Riau dokter Wildan Asfan, setidaknya 20% penyebaran corona di Riau dari OTG. Hal ini menjadi salah satu penyebab tingginya angka kasus terkonfirmasi di Riau.

Selain itu, para ulama dan tokoh agama juga diminta agar terlibat dalam melakukan sosialisasi protokol kesehatan kepada jemaah. Seruan ini lebih dulu disampaikan oleh Gubernur Riau Syamsuar. 

Syamsuar menilai peran para mubaligh dianggap lebih efektif menyampaikan mengenai disiplin protokol kesehatan, dan bisa disisipkan pada saat kegiatan majlis keagamaan dalam materi ceramahnya. “Pemerintah berharap agar ulama, mubaligh dan tokoh ikut serta dalam menyerukan protokol kesehatan,” ungkapnya. (bpc2)

Berita Terkini

Jumat, 16 April 2021 05:00

Catatan Sejarah 16 April: Berdirinya Kopassus

Kopassus

Kamis, 15 April 2021 19:42

Jalan Panjang Perjuangan Blok Rokan

Opini, Blok Rokan

Kamis, 15 April 2021 18:01

2 Hari Ramadhan Disdukcapil Kuansing Sepi

Kepengurusan Kependudukan di Kuansing

Kamis, 15 April 2021 17:12

Elite PDIP Merespon Soal Demokrat Merasa Dikhianati Jokowi

Lobi-lobi Politik

Kamis, 15 April 2021 16:43

Taliban Mundur dari Pembicaraan Damai untuk Afganistan Sebelum Militer AS Hengkang

Pembicaraan damai untuk Afganistan

Kamis, 15 April 2021 16:32

Bengkalis Tanggung 69 Ribu Premi JKN Masyarakat Miskin

Integrasi JKN KIS

Kamis, 15 April 2021 15:08

Pengusaha Ragukan Ekonomi Bisa Pulih Sesuai Keinginan Jokowi

Pertumbuhan Ekonomi

Kamis, 15 April 2021 15:01

Jadwal Berbuka Puasa Hari Ketiga untuk Wilayah Pekanbaru Versi Muhammadiyah

Waktu berbuka Pekanbaru

Kamis, 15 April 2021 14:24

BPS Sebut Impor Kurma Naik Tajam

Permintaan Kurma Meningkat

Kamis, 15 April 2021 13:23

DPRD Riau Kritik Refocusing Anggaran Tak Berdampak Pada Penurunan Covid-19

Angka kasus Covid-19 di Riau meningkat