Sungai Gangga India Jadi Kuburan Jenazah Covid-19

Jumat, 21 Mei 2021 04:33
Sungai Gangga India Jadi Kuburan Jenazah Covid-19
Sungai Gangga India

BERTUAHPOS.COM — Sungai suci sungai Gangga di India menjadi ‘kuburan’ bagi mayat manusia. Ini tentu saja menambah kepiluan di tengah tingginya angka kasus positif covid-19 di negeri Mahatma Gandhi itu.

Menurut laporan BBC Indonesia, Sungai Gangga dipenuhi ratusan mayat manusia dalam beberapa hari terakhir — baik mengapung di sungai atau terkubur pasir di tepiannya.

Advertisement

Masyarakat yang hidup dekat sungai dan menggunakan air itu untuk keperluan sehari-hari di negara bagian utara Uttar Pradesh khawatir mayat-mayat itu adalah korban Covid-19.

India telah kewalahan menghadapi gelombang kedua pandemi Covid-19 yang menghancurkan dalam beberapa pekan terakhir.

Baca: Dewan Pakar ICMI Riau Kritik New Normal: Pemaksaan, Pemerintah Ingin Lari dari Tanggung Jawab

BACA JUGA:  Pihak Keluarga Tuntut Kejelasan Status, Setelah Seorang Pasien Sakit Ginjal Disebut Positif Corona

Tercatat, terdapat lebih dari 25 juta kasus dan 275.000 kematian – walaupun para ahli mengatakan jumlah kematian sebenarnya beberapa kali lebih tinggi.

Hal ini pertama kali terungkap sekitar 10 hari lalu, pada 10 Mei 2021. Pemandangan mayat-mayat itu sangat mengerikan, terdampar di tepi sungai desa Chausa Bihar, dekat perbatasan negara bagian.

Neeraj Kumar Singh, inspektur polisi Buxar di Chausa mengatakan kepada BBC, autopsi dilakukan pada sebagian besar mayat yang membusuk, sampel DNA diambil, dan mayat dikuburkan di liang dekat tepi sungai.

Petugas mengatakan beberapa jenazah mungkin berasal dari kremasi rutin yang dilakukan di tepi Sungai Gangga, tetapi ada juga dugaan lain bahwa mayat tersebut telah dibuang ke sungai. 

Polisi pun memasang jaring di atas air untuk menangkap lebih banyak lagi.

Sehari kemudian, berjarak 10 kilometer dari Chausa, puluhan mayat yang sudah membusuk ditemukan berserakan di tepi sungai di desa Gahmar, Distrik Ghazipur, Uttar Pradesh, dengan anjing liar dan burung gagak “berpesta” di atasnya. (bpc2)