Pria AS Ubah Mobil Jadi Tempat Penitipan Ponsel

Selasa, 23 Desember 2014 06:53
Pria AS Ubah Mobil Jadi Tempat Penitipan Ponsel

BERTUAHPOS.COM,NEW YORK – Siswa sekolah menengah atas (SMA) di Amerika Serikat (AS) tidak diperbolehkan membawa telefon seluler pribadi saat belajar. Hal itu membuat seorang warga New York coba mengambil keuntungan dengan menyediakan tempat penitipan ponsel bagi para siswa.

Pria bernama Jhonn de La Puente mengambil peluang bisnis yang sangat sederhana namun menjanjikan ini dengan mengubah mobil van miliknya menjadi tempat penitipan ponsel.

Advertisement

Seperti diberitakan Oddity Central, Selasa (23/12/2014), pria 42 tahun itu berhasil menjalankan perusahaan yang diberi nama Safe ‘n’ Secure Cellutions LLC.

Jhonn selalu memarkirkan mobilnya di depan Sekolah Brooklyn’s Prospect Heights. Dia menampung ponsel milik para siswa dari empat sekolah yang berbeda.

Baca: Dikalahkan Chelsea di Final Piala FA, Morinho: Mereka Tak Pantas Menang

Tepat sebelum mereka masuk sekolah, para siswa mengantre di luar van untuk menitipkan ponsel dengan menyerahkan tiket berwarna.

Para siswa dikenakan biaya sebesar antara USD3 atau sekira Rp37 ribu dan USD5 atau sekira Rp62 ribu per minggu untuk menyimpan ponsel mereka di Safe ‘n’ Secure Cellutions LLC.

Jhonn telah merancang mobilnya menjadi tempat penyimpanan yang aman. Van miliknya dirancang sedemikian rupa hingga membuat para pelanggannnya mudah menyimpan ponsel mereka.

Pria yang tinggal di Crown Heights, AS, ini melengkapi mobilnya dengan kamera CCTV, rak penyimpanan, dan kotak uang yang dikunci.

“Saya bahkan melakukan penelitian untuk mengetahui rata-rata tinggi siswa SMA agar jendela yang saya buat untuk penyimpanan mudah terjangkau oleh mereka. Ini sangat penting agar saya bisa melihat wajah mereka. Begitupun sebaliknya, sehingga saya dapat berinteraksi dengan pelanggan,” ujar Jhonn.

“Jika ada ponsel yang hilang maka saya akan menggantinya dengan yang baru,” tambahnya.

Meski usaha tersebut menghasilkan banyak keuntungan, Jhonn harus segera menghentikan jasa penyimpanan ponsel tersebut karena tidak memiliki izin untuk melakukan usaha.

Salah seorang juru bicara dari New York City Departemen Urusan Konsumen mengatakan bahwa usaha penitipan barang ini membutuhkan lisensi. Ia juga menambahkan, vendor umum tidak dapat beroperasi dengan menggunakan kendaraan yang diparkir sembarangan tanpa izin tertentu.(Okezone)

Berita Terkini

Sabtu, 05 Desember 2020 10:07

Indonesia Harusnya Bisa Contoh Thailand dalam Penanganan Covdi-19

#kasus #covid #indonesia #thailand

Sabtu, 05 Desember 2020 09:41

Banyak Pegawai Pemprov Riau Positif Corona, BKD Riau: Work From Home Masih Berlaku

#pegawai #pemprovriau #positif #corona

Sabtu, 05 Desember 2020 08:01

Kapolda Riau: Kapolres dan Kapolsek Harus Tetap Netral

#PILKADA

Jumat, 04 Desember 2020 20:34

Menanti Prioritas Pembangunan APBD Riau 2021

#apbd #opini #anggaran

Jumat, 04 Desember 2020 18:38

Kondisi Geografis Riau Hambat Distribusi Logistik Pilkada, Wagubri: Harus Ditangani Serius!

#pilkada2020 #pilkadariau #logistikpilkada

Jumat, 04 Desember 2020 17:34

Ada Dugaan Kartel, KPPU Nilai Ada yang ‘Aneh’ dengan Harga Bawang Putih

#bawanghputih #hargabawangputih #kartelbawangputih #kppu

Jumat, 04 Desember 2020 17:15

Habib Rizieq Hanya Bawa Pengacara Saat Diperiksa, Bukan Massa

#hbs #rizieq #rizieqdiperiksa #fpi

Jumat, 04 Desember 2020 16:50

Jabatan Plh Walikota Dumai Diperpanjang

#plh #walikotadumai #zulkiflias #kpk