Penyerangan Masjid di Selandia Baru Direncanakan dengan Matang

Senin, 24 Agustus 2020 10:34
Penyerangan Masjid di Selandia Baru Direncanakan dengan Matang
Pelaku penembakan, Brenton Tarrant. (Foto: net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Jaksa mengatakan pelaku penyerangan masjid di Selandia Baru pada 2019 lalu merencanakan aksinya dengan matang. Bahkan, persiapannya penyerangan dilakukan lebih dari setahun.

Pelaku, warga Australian bernama Brenton Tarrant ini dengan cermat merencanakan penembakannya, sehingga korban yang berhasil dibunuh bisa sebanyak mungkin.

Advertisement

Motifnya, dia ingin menanamkan ketakutan di kalangan muslim dan menunjukkan keunggulan orang kulit putih.

“Dia ingin menanamkan ketakutan kepada mereka yang dianggap pendatang, termasuk kepada muslim atau secara umum kepada imigran non Eropa,” kata Jaksa Barnaby Hawes, dikutip dari Aljazeera, Senin 24 Agustus 2020.

Baca: Kubo “Messi Jepang” Disekolahkan Real Madrid

Brenton Tarrant melakukan penembakan sadis dan brutal di dua masjid di Christchurch, Selandia Baru, Jumat 15 Maret 2019 lalu. Tidak hanya menembaki jemaah masjid, namun dia juga menyebarkannnya secara langsung di media sosial facebook.

Dari video yang beredar, pelaku tampak berjalan ke masjid, dan mulai menembaki pintu masjid. Beberapa orang tergeletak. Pelaku kemudian masuk ke masjid, dan menembaki siapa saja yang terlihat.

Pelaku tampak tak mengenal rasa kasihan. Bahkan, korban yang sudah tergeletak di masjid kembali ditembaki tanpa ampun.

Pemerintah Selandia Baru mengkonfirmasi bahwa ada 40 korban tewas. 30 korban di Masjid Al-Noor, dan 10 korban lagi di Masjid Linwood. (bpc4)