• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Senin, Oktober 5, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

China Bantah Tuduhan AS Soal Tutupi Data Corona

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
15 Februari 2021
data virus corona

Erste Asset Management

105
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pemerintah China membantah segala tudingan Amerika Serikat, terutama terkait tudingan bahwa negeri Tirai Bambu itu telah menutupi data terkait virus corona kepada WHO. 

Pihak Kedutaan Besar China di Washington D.C., apa yang dilakukan AS sama saja telah merusak kerja sama kedua negara ini dalam menghadapi wabah tersebut dan malah menuduh negara lain yang mendukung WHO serta lembaga itu.

Associated Press melaporkan, bahwa China mengatakan Amerika Serikat harus berpegang teguh pada standar tertinggi, mengambil sikap yang serius, sungguh-sungguh, transparan dan bertanggung jawab, memikul tanggung jawab yang semestinya, mendukung pekerjaan WHO dengan tindakan nyata, dan memberikan kontribusi yang semestinya pada kerja sama internasional terkait COVID-19.

Anggota tim investigasi virus corona WHO, Peter Daszak, menyatakan pemerintah China sangat terbuka dalam memberikan akses terhadap data virus corona.

“Sebagai pimpinan kelompok tim yang meneliti hewan dan lingkungan, saya melihat pemerintah China sangat terbuka dan bisa dipercaya. Kami mendapat akses terhadap sejumlah data penting yang baru,” cuit Daszak melalui Twitter.

Kemudian, seorang anggota tim WHO asal Denmark, Thea Koelsen Fischer, menyatakan pernyataan yang mereka sampaikan ditafsirkan keliru oleh media massa.

“Kami melakukan kerja sama yang baik dengan China dan tim epidemi internasional. Bahkan kami juga berdebat panas di dalam ruangan ketika menelaah data. Nampaknya pernyataan kami sengaja dipelintir sehingga menimbulkan keraguan atas kerja ilmiah kami,” cuit Koelsen melalui Twitter.

Meski begitu, Koelsen Fischer mengakui bahwa mereka tidak bisa mengakses data mentah dan hanya disodorkan data hasil analisis dari para peneliti China. Namun, menurut dia hal itu lazim dilakukan di negara lain. Penasihat Keamanan Nasional AS, Jake Sullivan, mempertanyakan hasil penyelidikan asal-usul yang dilakukan tim WHO di Wuhan, China.

Dia menyoroti hasil kesimpulan awal penyelidikan WHO ke China yang gagal menjelaskan hewan perantara penyebaran Covid-19. Kunjungan WHO ke Wuhan dilakukan untuk mengetahui asal-usul virus corona di China.

Seorang ahli WHO, Peter Ben Embarek, menyatakan frustrasi atas kurangnya akses ke data mentah selama misi baru-baru ini ke China, mengatakan lebih banyak diperlukan untuk mendeteksi kemungkinan kasus Covid awal.

(bpc2)

Tags: Amerika serikatASchinadata coronaduta besarwashington dc
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif
Ekonomi

Proyeksi 2027, Ekonomi Pasar Tumbuh 3,9%, Sektor Perbankan Lebih Kondusif

...

Read moreDetails
Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

Target Sanksi Bank AS Meluas, Mesir dan Turki di Radar

Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?

Kisah Sindikat Malone Lam Pencuri Bitcoin Senilai USD245 juta, Siapa Dia?

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Respon Presiden Iran soal Klaim AS Negaranya Akan Runtuh

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Defisit Anggaran AS Sudah di Posisi Puncak

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Trump Ancam Bombardir Oman jika Ikut Campur soal Perdamaian Iran

Next Post
transaksi QRIS

Transaksi dengan QRIS Meningkat Tajam

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.