• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Menyelami Tragedi Berdarah Palestina dari Goresan Tangan Kartunis Joe Sacco

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 September 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Catatan Kaki dari Gaza karya paling ambisius Joe Sacco, karena jadi dokumentasi penting atas pembunuhan rakyat sipil di Jalur Gaza yang kerap menjadi sekadar catatan kaki dalam sejarah.

Suatu tragedi tahun 1956 di Jalur Gaza, membuat Sacco wartawan kartunis spesialis kreator komik reportase perang terjun langsung ke wilayah sangat sempit di bumi.

Buku yang bermula pada musim semi 2001, ketika jurnalis Chris Hedges dan Sacco berangkat bertugas di jalur Gaza untuk majalah Harper’s. Meliput kehidupan rakyat Palestina di satu kota-Khan Yunis-pada September 2000 melawan penjajah Israel.

“Bagi saya, kisah pembantaian di Khan Yunis tidak bisa dibuang begitu saja. Karena nyaris tidak ada bahan apapun yang ditulis dalam bahasa inggris. Makanya saya bertekad kembali ke Gaza meneliti kejadian tahun 1956,” kata Sacco dalam pengantarnya.

Sebagian besar riset lapangan buku ini dilakukan sepanjang dua perjalanannya ke jalur Gaza antara November 2002 dan Maret 2003. Tujuan utamanya mencatat kisah warga Palestina yang menyaksikan pembantaian di Khan Yunis dan Rafah.

Kenangan yang dimuat dalam buku ini telah diperiksa dengan mempertimbangkan kaburnya ingatan, dan perbandingan rincian antara kenangan, apakah orang-orang yang selamat mengingat hal yang sama?, tambah Sacco dalam pengantar bukunya.

Warga Palestina Tak Sempat Mengenang Satu Tragedi

Dia pun mengakui kalau kisah masa kini (2010), yang digambarkan pun akan jadi sejarah, karena situasi Gaza telah melalui 2 perubahan besar.

“Sejak saya memulai proyek ini tujuh tahun lalu, pertama; tahun 2005 Israel sepihak membongkar semua pemukiman Yahudi di Gaza. Dan meninggalkan keseluruhan tanah Gaza untuk warga Palestina. Namun Israel menjaga ketat pintu keluar masuk Gaza. Kecuali Rafah, pintu masuk ke Mesir. Kemudia tahun 2007, Islam Hamas mengambil alih kendali menguasai Gaza hingga sekarang (2010),” paparnya.

Tapi seperti dikatakan seorang di Gaza ‘Semua peristiwa terus berlangsung, warga Palestina tak pernah sempat merenungkan satu tragedi ke tragedi berikutnya, karena tragedi berulang’.

Ketika Sacco sedang di Gaza, anak-anak muda banyak yang heran pada riset yang dilakukannya mengenai peristiwa 1956. Buat apa sejarah bagi mereka, karena mereka diserang dan rumah mereka digusur? “Tapi masa lalu dan masa kini tidak bisa diceraikan, keduanya keberlanjutan,” uangkap Sacco. (bpc5)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah
Hukum Kriminal

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

...

Read moreDetails
Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

4 Manfaat Daun Kemangi untuk Kesehatan Tubuh yang Bisa Jadi Lalapan

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

5 Rekomendasi Moisturizer untuk Kulit Kering dan Sensitif

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Indeks IDX Commodity 20 Debut, Didominasi Saham Energi hingga Logam

Next Post
Badak Jawa hampir punah

Badak Jawa yang Hampir Punah, Tinggal 74 Ekor

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.