Catatan Sejarah 27 Januari: Keadilan untuk Temiri, Korban Pemerkosaan Serdadu Belanda

Rabu, 27 Januari 2021 05:00
Catatan Sejarah 27 Januari: Keadilan untuk Temiri, Korban Pemerkosaan Serdadu Belanda

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Pada 27 Januari 2016, Temiri, 86 tahun, memenangkan gugatan atas pemerkosaan dirinya oleh serdadu Belanda. Pemerkosaan Temiri dilakukan pasukan KST Belanda di Peniwen, Malang, 19 Februari 2019.

Di pengadilan di Den Haag, Temiri berhasil membuktikan kekejaman serdadu Belanda memperkosa dirinya, meski kejadiannya berlangsung 70-an tahun lalu.

Advertisement

Dikutip dari dutchnews.nl, pengadilan Belanda kemudian memerintahkan Belanda membayar ganti rugi sebesar 7.500 euro kepada Temiri. Jumlah tersebut pada tahun 2016 setara dengan Rp114 juta. Jumlah yang tak sebanding dengan tekanan batin Temiri selama 70 tahun terakhir.

Kasus pemerkosaan Temiri hanyalah satu dari banyak kasus kekerasan dan pemerkosaan perempuan Indonesia oleh serdadu Belanda.

BACA JUGA:  Kopral Princen Membelot ke TNI, Belanda Siapkan Pasukan Khusus Memburunya

Baca: Hal-hal Kecil Ini Akan Menjelaskan Apakah Kamu Ber-attitude atau tidak 

Kasus lainnya adalah seperti kesaksian JC Princen, serdadu Belanda yang membelot ke Indonesia. Princen jatuh cinta kepada gadis bernama Asmuna, yang tinggal persis dibelakang Kebun Raya Bogor.

Suatu hari, Asmuna bermaksud untuk menemui Princen di baraknya yang terletak di depan Istana Bogor. Sayangnya, Asmuna mengalami pelecehan di gerbang barak. Karena melakukan perlawanan atas pelecehan dirinya, serdadu penjaga barak menembak mati Asmuna.

“Saat itu, saya sedang berada di dalam barak. Ketika ada suara tembakan, saya mengambil senapan saya dan berlari kedepan. Alangkah marahnya saya melihat Asmuna sudah tergeletak dengan tubuh berlubang setengah telanjang di pos jaga,” ujar Princen.

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 27 Desember: Penyerahan Kedaulatan Belanda Kepada RIS

Militer Belanda tak menindaklanjuti kasus Asmuna. Bahkan, Belanda memfitnah Asmuna sebagai mata-mata yang menyelinap ke markas tentara Belanda, dan terpaksa ditembak mati. (bpc4)

Berita Terkini

Selasa, 02 Maret 2021 15:32

Pembakaran Sampah, Lahan 2,500 Meter Persegi Terbakar di Jalan Tanjung Datuk Pekanbaru

“Untuk penyebab kebakaran diduga akibat pembakaran sampah”

Selasa, 02 Maret 2021 15:30

Pemkab Harus Cari Solusi Tepat Soal PETI, Supaya ‘Jangan Asal Tangkap Saja’

“Pemilik modal juga harus ditindak. Jangan pekerja saja.”

Selasa, 02 Maret 2021 14:18

Video: Pernyataan Jokowi Soal PP Investasi Miras Dicabut

Investasi minuman beralkohol (miras) dicabut atas masukan Ormas.

Selasa, 02 Maret 2021 13:40

Video: Suasana Vaksinasi Tahap 2 di Pekanbaru

Vakisinasi tahap kedua yang dilaksanakan pada Senin, 1 Maret 2021, menyasar 2000 tenaga publik.

Selasa, 02 Maret 2021 13:21

Jokowi Cabut Investasi Miras, Diklaim Setelah Terima Masukan Para Ulama dan Ormas Islam

“Setelah menerima masukan dari ulama MUI, NU, Muhamadiyah dan ormas lainnya.”

Selasa, 02 Maret 2021 13:01

Asap Mulai Selimuti Riau, Warga: Covid Belum Pergi, Asap Sudah Datang

Kabut asap terpantau sudah mulai menyelimuti Riau pada hari ini, Selasa 2 Maret 2021

Selasa, 02 Maret 2021 11:51

Siang Ini 10 Juta Dosis Vaksin Sinovac Mendarat di Soetta

Sejauh ini belum ada informasi resmi dari KPCPEN mengenai berapa jumlah dosis vaksin.

Selasa, 02 Maret 2021 11:30

Unggah Foto Jokowi Bersama Cucu, Ibu Korban Semanggi I Teringat Kebahagian Bersama Sang Anak

Anaknya ditembak aparat di halaman kampus Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya

Selasa, 02 Maret 2021 11:21

Fokus Pemadaman Karhutla Diarahkan ke Rohil dan Bengkalis

Intensitas titik api di kedua daerah itu sangat tinggi.

Selasa, 02 Maret 2021 10:56

Kenapa Harga BRIS Cenderung Melandai Setelah Dimerger?

Harga BRIS diperkirakan akan menanjak naik setelah kepemilikan saham publik ditambah.