• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Setelah Di-warning Jokowi, Syamsuar Cemas Komoditi Pangan Ini Bakal Jadi Ancaman Inflasi di Riau

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 September 2022
Telur ayam, harga telur di pekanbaru, komoditi inflasi riau

Telur ayam.

106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Meski cabai menjadi komoditi yang beri andil besar terhadap inflasi, bukan berarti tak ada jenis komoditi lain yang juga rawan memicu inflasi di Riau. Sebab itu, Gubernur Riau Syamsuar meminta pihak terkait untuk tetap waspada atas potensi kenaikan harga komoditi bahan pokok lain, dalam rangka pengendalian inflasi daerah.

Sebagaimana diketahui, Riau termasuk dalam 5 besar nasional daerah penyumbang inflasi tertinggi. Hal ini disampaikan langsung oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu. Gubernur Syamsuar, juga termasuk salah satu kepala daerah yang mendapat peringatan dari Presiden terkait hal ini.

Adapun selain cabai, komoditi lainnya yang perlu diwaspadai mengalami kenaikan harga, seperti bawang, daging ayam ras, telur, beras dan sejenisnya. Belum lama ini, Kepala Disperindagkop UKM Provinsi Riau menyatakan ada kenaikan harga telur ayam ras—khususnya di Pekanbaru—walau tidak begitu signifikan.

Syamsuar menyebut, untuk komoditi beras di beberapa daerah di Riau, kata dia, terpantau sudah mengalami kenaikan. Namun, dia tidak merincikan daerah mana saja yang kini mengalami kenaikan harga beras.

“Selain cabai, hal lain juga harus jadi perhatian kita semua, misalnya bawang, daging ayam, termasuk telur, beras di beberapa daerah beras ini sudah naik,” kata Gubri, Sabtu, 3 September 2022.

Dia meminta kepada pihak terkait untuk selalu awas terhadap potensi kenaikan harga terhadap komoditas lain—selain cabai. Sikap ini dianggap perlu agar Riau lebih siap dalam hal mengendalikan inflasi daerah.

“Beberapa daerah, seperti Sumatera Barat (Sumbar) inflasinya tinggi karena cabai. Sekarang sudah beralih ke beras (maksudnya, beras juga memberi andil inflasi tinggi di Sumbar). Lalu di Jawa Timur (Surabaya) inflasi tertinggi bukan dari sektor bahan pangan, tapi biaya kuliah atau sektor pendidikan,” tuturnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Riau mencatat sepanjang Juli 2022, Riau kembali mengalami inflasi sebesar 0,83%, seiring dengan meningkatnya indeks harga konsumen (IHK) 113,37 poin.

Dengan demikian, inflasi Riau secara tahun kalender (Januari-Juli) 2022 sebesar 6,17% dan inflasi tahunke Tahun (Juli 2021–Juli 2022) sebesar 7,04%. dari 3 kota yang masuk dalam penghitungan IHK di Provinsi Riau, semua kota mengalami inflasi. 

Adapun inflasi tertinggi terjadi Kota Tembilahan sebesar 0,91%. Lalu disusul Kota Pekanbaru sebesar 0,88% dan Dumai 0,57%. Hal ini lah yang menempatkan Riau pada posisi ke-5 dari 5 provinsi di Indonesia penyumbang inflasi tertinggi.

Namun, pada Agustus 2022, Riau mengalami deflasi. BPS Provinsi Riau mencatat, selama Agustus 2022 Riau mengalami deflasi sebesar 1,23%, dengan Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 111,97 poin. 

Dengan demikian, inflasi di Riau secara tahun kalender atau sepanjang Januari hingga Agustus 2022 sebesar 4,86% dan inflasi Tahun Ke Tahun (Agustus 2021-Agustus 2022) sebesar 5,84%.

Tercatat dari dari 3 kota IHK di Provinsi Riau, semua kota mengalami deflasi yaitu, Kota Pekanbaru sebesar 1,24%, Kota Dumai sebesar 1,05% dan Kota Tembilahan sebesar 1,56%.

“Mudah-mudahan kita bisa mengendalikan inflasi, karena kemarin itu melalui pemerintah, baik Menko Perekonomian, Menteri Keuangan, Gubernur Bank Indonesia diharapkan kita bisa menurunkan, di bawah lima persen,” sebutnya.***

Tags: bpsHarga bawangHarga cabaiharga telur naikinflasiInflasi riauinflasi tertinggikomoditi cabaipanganriau
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Plt Gubernur Riau Minta ASN Bekerja Ekstra Tahun Ini “Jangan Ada yang Santai"
Regional

Riau Perluas Basis Penerimaan demi Optimalkan Pendapatan Daerah

...

Read moreDetails
Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Kualitas Udara Pekanbaru Tidak Sehat, AQI 179 Pagi Ini

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Alquran Berornamen Tionghoa Simbol Pengikat Silaturrahmi PSMTI dan LAM Riau

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Data Luasan Lahan Terbakar di Pekanbaru 2026

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Kronologi Kematian Gajah Sumatra Diego di PLG Minas

Pemprov Riau Terapkan WFA ASN untuk Urai Macet Mudik, Pelayanan Publik Dipastikan Tetap Jalan

BPJPH Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Riau lewat Kawasan Industri Halal

Next Post
apbd pekanbaru, membatalkan kenaikan tarif parkir

TARIF PARKIR NAIK: Sikap Pj Walikota Disayangkan

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.