Pentingnya Asuransi di Tengah Pandemi, Axa Mandari: Masyarakat Harus Lebih Tenang Hadapi Corona

Kamis, 03 Desember 2020 15:30
Pentingnya Asuransi di Tengah Pandemi, Axa Mandari: Masyarakat Harus Lebih Tenang Hadapi Corona

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Head of Corporate Communication & Event Management PT AXA Mandiri Financial Services Luile Retno Sawitri mengatakan betapa pentingnya asuransi jiwa di tengah pandemi corona.

Situasi saat ini cenderung akan membuat beban pikiran semakin meningkat, di tambah pembatasan ruang gerak yang mengharuskan setiap orang berdiam diri di rumah.

Advertisement

“Masyarakat memang harus lebih tenang dalam menghadapi wabah corona, agar masalah kesehatan lainnya tidak muncul. Salah satunya dengan mengalihkan risiko kepada pihak asuransi,” katanya dalam Forum diskusi media dengan tema “Tips Memilih Asuransi untuk Melindungi Jiwa & Kesehatan Saat Pandemi” yang ditaja oleh Forum Jurnalis Riau (Forjuri) bersama AXA Mandiri, Kamis, 3 Desember 2020.

Dia mengatakan penggunaan asuransi bisa sangat bermanfaat dalam jangka panjang. Asuransi sangat penting apabila dibandingkan dengan menggunakan tabungan untuk membayar kerugian atau kerusakan aset, apalagi dengan biaya yang mahal.

Baca: Hasil Evaluasi APBD, Gubri: Realisasi Fisik 93%, Realisasi Keuangan 88%

“Seringkali hal-hal yang tak diinginkan terjadi dalam hidup kita. Semisal terserang penyakit kritis hingga kecelakaan yang membutuhkan biaya yang besar. Jika kita mempunyai asuransi, kita tidak akan khawatir lagi dengan hal-hal tersebut. Kemana-mana nggak takut lagi. Dengan asuransi kita akan merasa aman dan nyaman. Analoginya, kalau rumah kita dijaga satpam gimana? Tentu kita akan merasa tenang dan nyaman kan,” ujarnya.

Di masa pandemi seperti sekarang ini, AXA Mandiri juga siap memberikan layanan bagi masyarakat yang terdiagnosa infeksi Virus Corona Covid-19 melalui produk asuransi kesehatan.

“Bahkan selama Covid-19 melanda, AXA Mandiri sudah membayarkan klaim nasabah yang menjadi pasien Covid-19 hingga Rp13 miliar. Karena memang untuk pembiayaan covid sangat mahal. Meski Pemerintah sudah menanggung biayanya, namun masih ada kok yang melakukan pembayaran dari kita juga. Nilainya bahkan sampai ratusan juta,” Cakapnya.

Selain itu, minat asuransi di masyarakat memang mengalami peningkatan hingga 20 persen. “Tapi balik lagi, jangan nunggu Covid-19 baru asuransi. Sedini mungkin kita harus memikirkan soal asuransi ini,” sebutnya. (bpc2)

Berita Terkini

Sabtu, 16 Januari 2021 16:32

Joe Taslim Bakal Beraksi di Mortal Kombat 2021

#MortalKombat #hiburan #JoeTaslim

Sabtu, 16 Januari 2021 16:16

Khitan Massal at Home Kedepankan Protokol Kesehatan

#sosial #khitan

Sabtu, 16 Januari 2021 16:03

Air Gambut Riau Hitam dan Kotor? Sekarang, Dulu Lain

#GAMBUT

Sabtu, 16 Januari 2021 15:32

Kepulauan Meranti Difokuskan Jadi Sentra Budidaya Ikan Kakap dan Bawal

#bisnis #budidayaikan #meranti

Sabtu, 16 Januari 2021 14:34

ESDM Catat Target Lifting Migas Riau 2020 Lampaui Target

#migas #lifting #bisnis

Sabtu, 16 Januari 2021 14:30

Gempa Majene: 43 Tewas Akibat Tertimpa Bangunan

#SULBAR

Sabtu, 16 Januari 2021 13:30

Hentikan Vaksinasi Jika Ada Efek Samping Serius

#EfekSamping #vaksin #sinovac #kesehatan

Sabtu, 16 Januari 2021 12:57

23 Orang di Norwegia Meninggal Dunia Setelah Disuntik Vaksin

#vaksinasi #kesehatan #internasional