Terapkan Protokol Kesehatan Berbasis CHSE, Okupansi Hotel Batiqa Mulai Meningkat

Kamis, 12 November 2020 15:41
Terapkan Protokol Kesehatan Berbasis CHSE, Okupansi Hotel Batiqa Mulai Meningkat

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU –, Tingkat hunian atau okupansi kamar hotel di kawasan Pekanbaru Riau, terus mengalami peningkatan. Kenaikan tingkat hunian ini terlihat sejak bulan September 2020 lalu, tepatnya setelah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Provinsi Riau berakhir.

“Sejak PSBB selesai dan memasuki New Normal, bisnis makin baik tapi belum terlalu signifikan. Tamu-tamu kami mulai ada yang datang, meski belum signifikan,” ujar Deddy Chandra selaku Operational Manager Batiqa Hotel Pekanbaru kepada Bertuahpos.com, Kamis, 12 November 2020.

Advertisement

Diakui Deddy, selama Pandemi Covid-19 lalu terjadi penurunan, namun setelah PSBB usai terjadi peningkatan. Hal ini disebabkan mulainya kepercayaan tamu-tamu hotel karena adanya penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat, baik untuk tamu hotel maupun staf dan karyawan Hotel Batiqa Pekanbaru sendiri.

“Kenaikan terjadi sejak bulan 9 lalu, sekitar 20 persen dan terus ada peningkatan. Alhamdulillah terus meningkat tiap bulannya dan saat inipun sudah mulai banyak perusahaan mengadakan acara dan tentunya mematuhi protokol kesehatan dengan penerapan 3M perilaku disiplin yaitu: Memakai masker Mencuci tangan Menjaga jarak dan menghindari kerumunan,” kata Deddy yang juga anggota Masyarakat sadar wisata (Masata) bidang Kebersihan, Kesehatan, Keselamatan dan Lingkungan (CHSE).

Baca: Harga Tidak Sesuai Ketentuan, Kabid Pertanian: Kualitas Sawit Masyarakat Masih Rendah

Kepercayaan tamu, sambung Deddy, disebabkan karena hotel sudah di audit dan menerapkan protokol kesehatan berbasis CHSE yang sejalan dengan Keputusan Menteri Kesehatan tentang Protokol Kesehatan di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Covid-19.

“CHSE adalah singkatan dari Cleanliness (Kebersihan), Health (Kesehatan), Safety (Keamanan), dan Environment (Ramah lingkungan). CHSE mulai diterapkan di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia sejak September 2020 lalu,” sebut Deddy.

Selain itu, kata Deddy, kita juga melakukan larangan masuk kerja bagi karyawan yang merasa kurang fit, lemas, atau flu. Kehadiran jam kerja karyawan juga dikurangi agar tidak terjadi keramaian dan mengurangi aktfitas. Bukan sampai disitu saja, perusahaan setiap bulan selalu melakukan sosialisasi terhadap karyawan dan melakukan pemantauan kesehataan serta terus update perkembangan Covid-19 khususnya di wilayah Pekanbaru.(Bpc7)

Berita Terkini

Kamis, 03 Desember 2020 11:01

Bisakah Politik Uang Dihilangkan? Ini Kata Warganet

#POLITIK

Kamis, 03 Desember 2020 09:51

Syamsuar dan Banyak Kadis Positif Corona, Apakah Kerja Pemprov Riau Tak Terganggu?

#pemprovriau #syamsuar #covid-19

Kamis, 03 Desember 2020 09:26

Usia 35 Tahun Ronaldo Cetak 750 Gol

#ronaldo #juventus #liga

Kamis, 03 Desember 2020 09:01

Bawaslu Pelalawan: Non ASN Juga Harus Netral

#BAWASLU

Kamis, 03 Desember 2020 05:00

Catatan Sejarah 3 Desember: Pertempuran Gedung Sate

#GEDUNG #SATE

Rabu, 02 Desember 2020 17:35

Jokowi, Antara Optimis dan Warning Covid-19

#jokowi #covid #corona