• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Navis: Efisiensi Token PLN ini Kebohongan Publik

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 Juli 2014
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Layanan listrik PLN di perumahan sudah banyak yang beralih menggunakan sistem token listrik pra bayar. Sistem yang mirip dengan penggunaan pulsa telepon seluler ini diklaim lebih efisien. Namun anggota DPRD Kota Pekanbaru Muhammad Navis memiliki pandangan lain.

“Masyarakat mempertanyakan biaya yang harus ditanggung saat menggunakan token listrik pra bayar. Karena sering kali justru terjadi pembengkakan biaya,” ujar Navis beberapa hari yang lalu kepada bertuahpos.com.

Menurutnya, pemakaian token jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan listrik pasca bayar. Dirinya mencontohkan pelanggan yang menggunakan daya 2200 watt untuk pasca bayar cukup membayar Rp 500-600 ribu/bulan. Namun setelah mereka beralih ke sistem token, naik menjadi Rp 800ribu hingga Rp 1 juta/bulan

“Ini menjadi pemborosan bagi konsumen, apalagi dengan terjadi kenaikan tarif dasar PLN. Ini akan semakin membebankan masyarakat. Masyarakat yang memasang daya 900-1300 watt itu sudah memakai pulsa, namun pulsanya tetap aja terkuras,” tegasnya.

Navis menambahkan, sistem ini bagi PLN memang efisien. Tapi bagi masyarakat yang memakai token, jadi tidak efisien dan cenderung boros. “Di sini ada kebohongan publik. Makanya sejauh mana akan kita pantau terusn bahkan saat nanti tidak menjadi dewan pun akan kita pantau,” ujarnya. (iqbal)

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Sandiaga Uno didesak mundir dari gerindra
Edukasi

Sandiaga Uno Borong 9,5 Juta Saham MUTU Senilai Rp999 Juta

...

Read moreDetails
Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Puma Menghadirkan Sepatu Lari Tanpa Pelat dengan Teknologi Nitrofoam, Cocok untuk Easy Run

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Inilah Tips Membedakan Busi Asli dan Palsu

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Yamaha MT-15, Motor Sport Naked Mesin SOHC VVA Harganya Rp41 Jutaan

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Mengenal Ferrari 296 GT Modificata, Supercar Two Seater yang Diproduksi Terbatas

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Kuliner Malam Sate Kulit Jumbo Ala Ayam Sambal Oren, Cek Lokasinya

Next Post

RTRW Pekanbaru Satu Arah dengan Provinsi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.