Mau Ngirit Rp 81 Triliun, Perusahaan Ini Pangkas 15.000 Karyawan

Senin, 30 September 2013 12:36

BERTUAHPOS, BERLIN -  Perusahaan raksasa engineering asal Jerman yaitu Siemens menyatakan berencana untuk memangkas 15.000 karyawannya di seluruh dunia hingga akhir 2014. Ini dilakukan untuk menekan biaya operasional.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 5.000 karyawan berasal dari Jerman. Perusahaan ini berharap adanya karyawan yang sukarela mengundurkan diri, atau bersedia dipindahtugaskan dari divisi pembuatan turbin gas ke bagian produsen alat-alat kesehatan.

“Rencana penyesuaian ini dilakukan Siemens hingga 2014, sekitar 15.000 posisi di seluruh dunia. Dari jumlah itu, 5.000 karyawan dari Jerman,” ujar pernyataan Siemens dikutip dari AFP, Senin (30/9/2013).

Lewat pemangkasan karyawan ini, Siemens menargetkan penghematan lebih dari 6 miliar euro (US$ 8,1 miliar) atau sekitar Rp 81 triliun.

Baca: Sekdaprov Riau: Kami Hampir Final Siapkan Permintaan LHK Soal RTRW

Pada Juli 2013 lalu, Siemens telah menunjuk Chief Executive Officer (CEO) baru yaitu Joe Kaeser, menggantikan Peter Loescher. 

Untuk pemangkasan karyawan di Jerman, 2.000 berasal dari divisi industri, 1.400 dari divisi energi, dan 1.400 dari divisi infrastruktur, serta 200 dari divisi corporate.

Saat ini, Siemens mempunyai 370.000 karyawan di seluruh dunia, termasuk 119.000 di Jerman.(dnl/dru/detik.com)