• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Gapki Riau Sebut Kenaikan TBS Sawit Tidak Akan Lama

Tim Redaksi by Tim Redaksi
27 Maret 2016
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM (BPC), PEKANBARU – Gabungan Perusahan Kelapa Sawit (Gapki) Riau meminta kepada masyarakat, jangan terlalu berharap dengan kenaikan harga Tandan Buah Segar atau TBS sawit di Provinsi Riau beberapa waktu belakangan ini.

Sekretaris Gapki Riau, Ketut Sukarwa, mengatakan kenaikan harga TBS sawit di Riau beberapa waktu belakangan sifatnya tidak permanen. Hal itu disebabkan masih terkendala karena suplai produksi yang lagi turun.

“Sebetulnya harga sawit ini kalau saya lihat, kenaikannya tidak permanenlah. Kebetulan saat ini pasokan bahan baku perusahaan memang lagi turun. Itu penyebab harga sawit memang lagi naik,” katanya kepada bertuahpos.com, Minggu (27/03/2016).

Ketut mengatakan, kenaikan harga tandan buah segar (TBS) buah sawit itu diprediksi, kemungkinan besar tidak terlalu lama. Selain itu, suplai bahan baku perusahaan yang turun disebabkan faktor kemarau menjelang akhir tahun sebelumnya.

Produksi perusahan sawit di Riau di awal tahun 2016 ini mengalami penuruhan sampai 30 persen. Sementara kekeringan yang terjadi dibeberapa daerah, para pengusaha sawit di Riau masih percaya dengan prediksi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisikan (BMKG). “Kita juga akan alami kekeringan sebentar lagi,” sambungnya.

Pihak perusahaan kelapa sawit di Riau, memang tidak punya teknologi khusus mengatisipasi pertukaran musim cuaca. Dengan demikian, maka bisa dipastikan pula tingkat produksi perusahaan juga akan turun.

Namun demikian di sisi lain, perusahaan akan melakukan antisipasi ancaman kebakaran lahan di wilayah perkebunan perusahaan masing-masing. “Itu yang sekarang sedang kita antisipasi,” ujar Ketut.

Dia mengakui bahwa persoalan kebakaran lahan di Riau memang sangat memberi pengaruh terhadap tingkat produksi perusahaan. Atas dasar itu pula, menjaga stabilitas produksi perusahaan dianggap penting bagi perusahaan untuk dijaga.

Sementara itu terkait soal infrastruktur di Riau, Gapki ingin ada kerjasama yang signifikan dengan pihak Pemerintah Provinsi Riau. Dengan kata lain sudah menjadi tanggungjawab pemerintah untuk memperbaiki infrastruktur, di beberapa perkebunan masyarakat, agar tidak mengalami kesulitan saat ingin menjual buah sawit ke perusahaan.

“Pemerintah memang tidak menuntut perusahaan untuk memperbaiki infrastruktur seperti jalan itu, tapi memang kami yang mengharapkan infrastruktur itu diperbaiki. Terutama di daerah-daerah tertentu atau disentral-sentral produksi,” sabungnya.

Penulis: Melba

Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita Pilihan

Putusan Komisi Informasi Provinsi Riau Kontradiktif, Warga Lanjut Gugat ke PTUN

...

Read moreDetails
Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya Jadi Danau Terdalam ke 12 di Dunia

Inilah 2 Danau Terdalam di Indonesia, Salah Satunya jadi Danau Terdalam Ke 12 di Dunia

5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Ini 5 Manfaat Daun Binahong, Sukulen Asli dari Amerika Selatan

Heboh Isu BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Heboh Kabar BPJS Kesehatan Dihapus, Ini Klarifikasinya!

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Penggunaan AI Agentic Indonesia Diproyeksi Lompat ke 44% pada 2030

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Indonesia Kalahkan 25 Pasar dalam Adopsi AI Multimodal

Next Post

Ini Syarat Calon Bakal Walikota Pekanbaru Idaman Security

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.