Elpiji 3 kg Langka Di Pekanbaru.

Kamis, 02 Januari 2014 18:22

Bertuahpos.com, Pekanbaru – Sejak dinaikkanya harga gas elpiji 12 kg oleh pemerintah pusat secara nasional sejak 1 january 2014 kemarin, sangat berdampak kepada masyarakat untuk beralih ke gas elpiji 3 kg yang disubsidi pemerintah. Hasilnya, sejumlah daerah di Pekanbaru mengalami kelangkaan gas elpiji 3 kg. Salah satu yang terkena dampaknya adalah Safaruddin (54). Safaruddin menggunakan elpiji untuk menjual gorengan dan kue basah di jalan Cempaka, Sukajadi.

Pagi itu (02/101/2014), Safarudin bergegas keluar rumahnya dari jalan cempaka menuju jalan Jendral untuk membeli gas elpiji 3 kg kepada langganan. Tapi sayang, gas elpiji yang di cari sudah habis. Karena elpiji merupakan kebutuhannya, Safaruddin pun kembali melanjutkan perjalanannya ke jalan Sigunggung. Ia pun kecewa, menyisiri jalan Singunggung tak satupun ditemukan penjual gas elpiji 3 kg. Hal yang sama juga di rasakan safaruddin ketika menjelajahi jalan Durian, pengecer elpiji yang ditanya sudah kehabisan stocknya sejak sore kemarin. Karna tak putus asa, ahirnya ia menemukannya di jalan Nangka. Beruntung, masih ada satu lagi yang tersisa untuknya.

“Udah capek keling-keling, itupun cuman dapat satu,” ujar Safaruddin kesal. Biasanya, Safaruddin membutuhkan tiga buah gas elpiji 3 kg untuk kebutuhan sehari-harinya untuk menjual gorengan dan kue basah. “Karna hari ini cuman dapat gas satu, jadi bukanya agak sorean dikit,” ungkap Safaruddin sambil mencuci ubi jalar yang hendak di gorengnya.

Sebenarnya Safaruddin tidak keberatan dengan harga di naikkan. Yang di beratkannya adalah ketersedian stock gas susah sekali di cari di pengecer. “Kalau stok ada enak. Pemerintah ni nyusahin aja, kalau bisa kasi pasok banyak2 gak apa harga naik dikit,” ungkapnya.

Baca: Loh, Disperindag Pekanbaru Tolak 25 Pengajuan Izin Usaha Pangkalan Gas?

Mengenai LPG 12 kg Safaruddin mengaku, harga yang dinaikkan oleh pemerintah terlalu tinggi. Sehingga dirinya lebih memilih untuk memakai elpiji 3kg. “Harganya jauh beda, saya untuk jualan goreng, kalau pakai 12 kg tekor dong saya,” jelasnya.

Chan, salah seorang pengecer gas LPG di jalan Melur  mengaku kasulitan untuk mencari stock LPG 3kg. Hingga sore ini, stock gas LPG Chan tinggal 5 buah lagi, dan kemungkinan akan habis. “Payah kali bang, keringat dingin nyarinya yang 3 kg skarang,” ujar chan sambil merapikan gas elpiji 3 kg yang kosong. Dikatakan Chan, besok ia tidak jual elpiji 3 kg, sebab stock nya sudah habis. “Pastinya pelanggan kecewa kalau stock tidak ada disini,” uangkapnya.

Tukino, salah seorang pegawai  PT Nusembilan perwakilan Pekanbaru mengatakan, masalah harga elpiji 12 kg agen sudah jual Rp 130 ribu di Pekanbaru per tanggal 1 januari 2014 dari yang sebelumnya 85ribu. “Pelanggan dan pengecer sudah tau dari pertamina kalau harga naik,” ujarnya. Dikatakan Tukino, kekhawatiran momen ini dimanfaatkan oleh beberapa kalangan dan masyarakat.  Mereka beralih dari 12 kg ke 3 kg.  “Kalau beralih 3 kilo itu bisa terjadi pengoplosan, itu yang harus dipikirkan,” cetusnya. (Wal)