• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Solusi Literasi Wakaf di Riau, Perlu Satu Kesatuan yang Terintegrasi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 November 2021
cuci tangan pakai sabun

Uang kertas. (Ilustrasi/Net)

109
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah telah melakukan gerakan berwakaf sejak awal 2021. Pada Agustus lalu, Bank Indonesia (BI) juga sudah launching gerakan Riau berwakaf. Namun minimnya literasi masyarakat terhadap wakaf menjadi salah satu kendala bagi daerah untuk menggaungkan gerakan wakaf, terutama wakaf uang.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kementerian Agama dan Badan Wakaf Indonesia skor indeks literasi wakaf tahun 2020 menempatkan Riau pada di urutan 32 dari 34 provinsi di Indonesia.

Angka ini tentu saja ironi jika melihat Riau sebagai negeri Melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai keisalaman. “Ini jadi PR kita bersama lah,” kata Gubernur Riau Syamsuar dalam sebuah sesi wawancara dengan Bertuahpos.com, awal pekan lalu.

Menurut Syamsuar, soal literasi wakaf di Riau perlu kerja keras dari semua pihak agar masyarakat tidak hanya paham dengan wakaf, tapi juga turut bergerak menyumbangkan sedikit hartanya untuk berwakaf.

Oleh sebab itu diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi untuk menjawab persoalan ini. “Wakaf itu ada kaitannya dengan ekonomi,” sebutnya.

Dia menambahkan, gerakan wakaf yang dicanangkan pemerintah tidak lepas dari upaya kebangkitan ekonomi, yang itu semua bermuara pada meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Selama dua tahun Covid-19 melanda masalah ekonomi menjadi fokus pemerintah, sehingga diperlukan upaya-upaya riil untuk pemulihannya.

Di daerah—seperti Riau, kata Syamsuar, keterlibatan para pemuka agama, tokoh masyarakat, alim ulama dan para ustaz (pendidik) sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat tentang wakaf.

“Jika selama ini masyarakat sudah sangat paham tentang zakat, infak dan sedekah, diharapkan masyarakat juga paham dengan wakaf,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsuar juga memaklumi bahwa yang dipahami masyarakat bahwa wakaf itu hanya berkaitan dengan harta dalam bentuk tanah atau barang tidak bergerak. “Padahal wakaf uang juga bisa,” sebutnya.

Di zaman Rasulullah SAW, wakaf telah terbukti mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat. Seperti; sumur yang diwakafkan oleh Umar Bin Khattab, sehingga sumur itu menjadi memberikan dampak terhadap kehidupan umat Islam di masa itu.

Dana hasil wakaf dapat dikelola untuk menunjang sarana dan prasarana kehidupan, seperti; dibangun rumah sakit, sekolah, usaha, dan lain sebagainya untuk kesejahteraan umat.

“Yang penting nilai awal dari wakaf tersebut tidak berkurang, karena yang memberi manfaat adalah keuntungan dari pengelolaan harta yang diwakafkan,” sebutnya. (bpc2)

Tags: apa itu wakafgerakan wakafliterasi wakafwakaf uang
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

BI Riau dan BWI Gelar Sertifikasi Nazhir Wakaf untuk Dorong Ekonomi Syariah
Ekonomi

BI Riau dan BWI Gelar Sertifikasi Nazhir Wakaf untuk Dorong Ekonomi Syariah

...

Read moreDetails
wakaf produktif

Wakaf Produktif jadi Strategi Pemberdayaan Ekonomi dan Perwakafan Nasional

Wakaf uang di Riau

Pemerintah Klaim Realisasi Wakaf Tanah Tumbuh 8%, Bagaimana dengan Wakaf Uang?

Riba, wakaf uang riau

Literasi Wakaf di Riau Rendah, Pemuka Agama dan & Ulama Harus Banyak Ceramah Soal Wakaf

literasi wakaf

M. Nuh Dorong Daerah Jangan Pernah Berhenti Lakukan Literasi Wakaf

Anak kos, wakaf uang

Syamsuar Pertegas Jangan Main-main dengan Dana Wakaf

Next Post
uang 1.0 senilai 1 juta

BI Jawab Soal Pecahan Uang 1.0 Bernilai Rp1 Juta yang Lagi Viral

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.