Solusi Literasi Wakaf di Riau, Perlu Satu Kesatuan yang Terintegrasi

Sabtu, 06 November 2021 16:01
Solusi Literasi Wakaf di Riau, Perlu Satu Kesatuan yang Terintegrasi
Uang kertas. (Ilustrasi/Net)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah telah melakukan gerakan berwakaf sejak awal 2021. Pada Agustus lalu, Bank Indonesia (BI) juga sudah launching gerakan Riau berwakaf. Namun minimnya literasi masyarakat terhadap wakaf menjadi salah satu kendala bagi daerah untuk menggaungkan gerakan wakaf, terutama wakaf uang.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kementerian Agama dan Badan Wakaf Indonesia skor indeks literasi wakaf tahun 2020 menempatkan Riau pada di urutan 32 dari 34 provinsi di Indonesia.

Angka ini tentu saja ironi jika melihat Riau sebagai negeri Melayu yang menjunjung tinggi nilai-nilai keisalaman. “Ini jadi PR kita bersama lah,” kata Gubernur Riau Syamsuar dalam sebuah sesi wawancara dengan Bertuahpos.com, awal pekan lalu.

Menurut Syamsuar, soal literasi wakaf di Riau perlu kerja keras dari semua pihak agar masyarakat tidak hanya paham dengan wakaf, tapi juga turut bergerak menyumbangkan sedikit hartanya untuk berwakaf.

Baca: Berikut Ini Cara Cek Sertifikat Vaksinasi Tanpa Harus Mengunduh Aplikasi PeduliLindungi

Oleh sebab itu diperlukan satu kesatuan yang terintegrasi untuk menjawab persoalan ini. “Wakaf itu ada kaitannya dengan ekonomi,” sebutnya.

Dia menambahkan, gerakan wakaf yang dicanangkan pemerintah tidak lepas dari upaya kebangkitan ekonomi, yang itu semua bermuara pada meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat.

Selama dua tahun Covid-19 melanda masalah ekonomi menjadi fokus pemerintah, sehingga diperlukan upaya-upaya riil untuk pemulihannya.

Di daerah—seperti Riau, kata Syamsuar, keterlibatan para pemuka agama, tokoh masyarakat, alim ulama dan para ustaz (pendidik) sangat dibutuhkan dalam rangka meningkatkan literasi masyarakat tentang wakaf.

“Jika selama ini masyarakat sudah sangat paham tentang zakat, infak dan sedekah, diharapkan masyarakat juga paham dengan wakaf,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsuar juga memaklumi bahwa yang dipahami masyarakat bahwa wakaf itu hanya berkaitan dengan harta dalam bentuk tanah atau barang tidak bergerak. “Padahal wakaf uang juga bisa,” sebutnya.

Di zaman Rasulullah SAW, wakaf telah terbukti mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat. Seperti; sumur yang diwakafkan oleh Umar Bin Khattab, sehingga sumur itu menjadi memberikan dampak terhadap kehidupan umat Islam di masa itu.

Dana hasil wakaf dapat dikelola untuk menunjang sarana dan prasarana kehidupan, seperti; dibangun rumah sakit, sekolah, usaha, dan lain sebagainya untuk kesejahteraan umat.

“Yang penting nilai awal dari wakaf tersebut tidak berkurang, karena yang memberi manfaat adalah keuntungan dari pengelolaan harta yang diwakafkan,” sebutnya. (bpc2)

Berita Terkini

Rabu, 01 Desember 2021 18:16

bank bjb Sabet Predikat Top 20 Financial Institution 2021

Kinerja positif PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) kembali meraih apresiasi.

Rabu, 01 Desember 2021 17:41

Syamsuar Kesal ke Kepala OPD: Jujur Tahun Ini Paling Parah

Gubernur Riau Syamsuar meluapkan kekesalannya saat memberikan pengarahan usai lantik 32 pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau. 

Rabu, 01 Desember 2021 17:01

Hemat Berbelanja Online dengan Kode Promo Eksklusif dari Saleduck Indonesia

Kehadiran platform belanja online yang kian menjamur

Rabu, 01 Desember 2021 16:52

Syahrial Abdi Kepala Bapenda Riau, Ini Daftar Lengkap Nama Pejabat Baru di Pemprov Riau

Sebanyak 32 pejabat Tinggi Pratama atau pejabat eselon II di lingkungan Pemprov Riau dilakukan pelantikan untuk posisi jabatan baru. 

Rabu, 01 Desember 2021 16:31

Bukan Bunuh Diri, Korban Meninggal di Fly Over Arengka Diduga Laka Lantas

Kapolsek Tampan, I Komang Aswatama menyebutkan korban meninggal di fly over Arengka bukanlah bunuh diri.

Rabu, 01 Desember 2021 14:28

Seorang Warga Bunuh Diri dengan Melompat di Fly Over Arengka Pekanbaru

Sebuah video menunjukkan seorang warga bunuh diri dengan cara melompat dari fly over Arengka, Pekanbaru, Rabu 1 Desember 2021.

Rabu, 01 Desember 2021 14:01

Moeldoko Takut Data Palsu Dipakai Parpol untuk Pilpres 2024

Jangan sampai orang-orang yang tidak mewakili rakyat yang jadi pemimpin

Rabu, 01 Desember 2021 13:41

Syamsuar Pastikan Pejabat Non Job Karena Kerjanya Nggak Bagus

Lambatnya kinerja kepala OPD salah satu indikator penilaian evaluasi.

Rabu, 01 Desember 2021 13:20

Kadispora Riau Tak Berani Beberkan Besaran Anggaran Renovasi Stadion Kaharuddin Nasution

Rencana renovasi akan menggunakan pos anggaran tahun 2022

Rabu, 01 Desember 2021 13:05

Promo Rebranding dari Hotel Khas Pekanbaru, Dapatkan Harga Spesial

Sebagai promo rebranding, hotel Khas Pekanbaru memberikan promo spesial untuk pelanggan.