• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Literasi Wakaf di Riau Rendah, Pemuka Agama dan & Ulama Harus Banyak Ceramah Soal Wakaf

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
3 November 2021
Riba, wakaf uang riau

Foto: Ilustrasi (Pixabay)

128
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Gubernur Riau Syamsiar mengakui bahwa salah satu kendala yang dihadapi Riau dalam gerakan wakaf dan wakaf uang, yakni rendahnya literasi masyarakat mengenai hal ini.

Oleh sebab itu, memalui Badan Wakaf Indonesia (BWI) Provinsi Riau, Syamsuar mendorong para pemuka agama, dan alim ulama di Riau agar lebih banyak berceramah mengenai wakaf, agar pemahaman masyarakat terus meningkat.

“Kita berharap melalui BWI, Pemda, para pemuka agama, alim ulama untuk selalu menyampaikan tentang wakaf kepada masyarakat di setiap kegiatan majelis ilmu yang mereka gelar,” ujarnya, Rabu, 3 November 2021.

Syamsuar juga menyebut bahwa BWI juga hadir di setiap kabupaten/kota di Provinsi Riau. Keberadaan ini tentulah menjadi harapan besar pemerintah agar literasi masyarakat di Riau tentang wakaf bisa terus ditingkatkan.

Dalam gerakan Riau Berwakaf yang digelar oleh Bank Indonesia (BI) pada Agustus 2021 lalu, Syamsuar juga mengungkapkan bahwa rasa miris dengan rendahnya literasi wakaf di Riau saat ini. 

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Kementerian Agama dan Badan Wakaf Indonesia menunjukkan, skor indeks literasi wakaf tahun 2020 menempatkan Riau pada di urutan 32 dari 34 provinsi di Indonesia.

“Ini kenyataannya dari hasil survei yang dilakukan oleh Kementerian Agama dan Badan Wakaf Indonesia. Skor berdasarkan indeks literasi wakaf menempatkan Riau pada urutan 32. Ini pun tidak semua provinsi yang dilakukan survei,” kata Syamsuar.

Menurut Syamsuar, kondisi ini adalah kenyataan pahit bagi Riau di mana budaya Melayu sangat menjunjung tinggi syariat Islam. Bahkan Papua dan Bali, menempati skor 2 dan 3 dalam survei indeks literasi wakaf tersebut.

“Padahal budaya Melayu sangat identik dengan Islam, tapi mengapa kita di bawah, bahkan kita kalah dengan Papua dan Bali. Warga Riau (di posisi) mana?” tuturnya.

Atas dasar ini, Syamsuar mendorong kepada tokoh agama, ulama dan para mubaligh di Riau untuk terus memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang wakaf dan ekonomi syariah.

Syamsuar meyakini, di tengah pandemi Covid-19 gerakan Riau Berwakaf diharapkan bisa membangkitkan ekonomi umat di Bumi Lancang Kuning. (bpc2)

Tags: Gubernur Riauliterasi wakafPotensi wakaf RiauSyamsuarwakaf riau
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan DPRD soal KPID Riau Belum Juga Dilantik
Regional

Ini Penjelasan DPRD soal KPID Riau Belum Juga Dilantik

...

Read moreDetails
Ustad Abdul Somad (UAS) menjadi saksi dalam persidangan Gubernur Riau Non Aktif, Abdul Wahid, Kamis (18/06/26)

Jadi Saksi di Pengadilan, UAS Tegaskan Kesetiaan Sahabat untuk Abdul Wahid. “Engkau Tidak Sendirian”

Kesaksian Aditya di Sidang Abdul Wahid “Saya Tidak Melihat Pak”

Kesaksian Aditya di Sidang Abdul Wahid “Saya Tidak Melihat Pak”

Gubernur Riau Abdul Wahid Kenakan Rompi Oranye KPK

Penampakan Gubernur Riau Abdul Wahid Kenakan Rompi Oranye KPK

BI Riau dan BWI Gelar Sertifikasi Nazhir Wakaf untuk Dorong Ekonomi Syariah

BI Riau dan BWI Gelar Sertifikasi Nazhir Wakaf untuk Dorong Ekonomi Syariah

Paslon 1 (Abdul Wahid - SF Hariyanto) dan Paslon 3 (Syamsuar - Mawardi) dalam debat publik kedua Gubernur dan Wakil Gubernur Riau tahun 2024

2024 Mantan Gubri Syamsuar Sebut Riau Defisit Triliunan dan Belum Pernah Terjadi. Dikatakan ‘Dukun’, Akhirnya Terbukti Benar dan Membuat Gubri Abdul Wahid Pusing 7 Keliling

Next Post

10 Pemain Semen Padang Tahan Imbang PSPS 1-1

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.