BERTUAHPOS.COM, JAKARTA – Gubernur Riau Abdul Wahid tertangkap kamera mengenakan rompi tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai terjaring dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut. Penampilan Wahid di hadapan publik ini menandai perkembangan signifikan dari operasi senyap yang dilakukan KPK di Riau.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (5/11/2025) pukul 13.46 WIB, Abdul Wahid terlihat digiring petugas dengan mengenakan rompi oranye khas tahanan dan tangan diborgol. Ia langsung dibawa masuk ke dalam gedung untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.
KPK Segera Umumkan Tersangka dan Konstruksi Perkara
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengonfirmasi bahwa pimpinan dan jajaran penyidik KPK telah merampungkan gelar perkara atau ekspose untuk menentukan status hukum pihak-pihak yang diamankan.
KPK memastikan akan segera mengumumkan secara resmi para tersangka dan memaparkan konstruksi perkara dalam konferensi pers yang rencananya digelar pada Rabu (5/11/2025).
“Namun berapa yang ditetapkan sebagai tersangka dan siapa saja, besok kami akan sampaikan dalam konferensi pers,” kata Budi pada Selasa (4/11/2025) kemarin, mengacu pada pengumuman yang dijadwalkan hari ini.
10 Orang Diamankan, Termasuk Pejabat Utama
Sebelumnya, KPK menangkap total 10 orang terkait operasi senyap yang berlangsung di Riau sejak Senin (4/11/2025).
Awalnya, 10 orang dicokok dalam OTT tersebut, di antaranya:
- Gubernur Riau Abdul Wahid
- Kepala Dinas PUPR-PKPP Muhammad Arief Setiawan
- Sekretaris Dinas PUPR-PKPP Ferry Yunanda
- Orang kepercayaan Gubernur, Tata Maulana
Satu orang lainnya, Dani M Nursalam, yang merupakan Tenaga Ahli Gubernur Abdul Wahid, kemudian menyusul menyerahkan diri kepada penyidik KPK pada Selasa (4/11/2025) petang.
Publik kini menantikan keterangan resmi KPK mengenai detail kasus korupsi yang menjerat Gubernur Riau serta peran masing-masing pihak yang telah diamankan tersebut.









