• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

JPU KPK Tegaskan Kesaksian Dani dan Arief Perkuat Dugaan Korupsi Abdul Wahid

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
10 Juni 2026
JPU KPK Tegaskan Kesaksian Dani dan Arief Perkuat Dugaan Korupsi Abdul Wahid

JPU KPK Mayer Simanjuntak | Foto: Dok. Bertuahpos.

160
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menilai kesaksian dua saksi mahkota Dani M Nursalam dan M Arief Setiawan, telah memperjelas dugaan pemerasan yang menjadi inti perkara korupsi ini dalam kasus dugaan pemerasan Gubernur Riau Nonaktif, Abdul Wahid.

Ketua Tim JPU KPK, Meyer Simanjuntak, menyatakan keterangan saksi telah menyambungkan titik-titik dalam surat dakwaan. Rangkaian peristiwa yang sebelumnya terpisah kini terlihat sebagai satu kesatuan alur yang kuat.

“Rantai dakwaan sudah menyambung berkat keterangan Dani M Nursalam dan Arief Setiawan,” kata Meyer usai persidangan, Rabu, 10 Juni 2026. Ia menegaskan bahwa konstruksi hukum dalam dakwaan kini didukung oleh bukti kesaksian secara langsung.

Fakta persidangan menguatkan dugaan bahwa permintaan uang berasal langsung dari Gubernur Riau nonaktif tersebut. Abdul Wahid disebut menyampaikan instruksi melalui orang-orang terdekatnya kepada para pejabat bawahannya.

“Permintaan uang datang dari Pak Abdul Wahid dan disampaikan lewat orang dekatnya,” ujar Meyer. Para kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) kemudian ditunjuk sebagai pihak yang menyiapkan dan menyerahkan uang tersebut.

Instruksi bermula dari pertemuan khusus di awal masa jabatan gubernur pada Maret hingga April 2025. Abdul Wahid memanggil Dani M Nursalam dan Arief Setiawan ke kediamannya untuk membahas koordinasi operasional.

“Pak Arief diperintahkan berkoordinasi dengan Dani untuk urusan biaya operasional Dinas PU,” tambah Meyer merincikan isi percakapan itu.

Komunikasi ini, jelas dia, menggunakan kode-kode tertentu agar tidak terdengar eksplisit bagi pihak luar.

Perintah tersebut kemudian diteruskan ke bawah struktur organisasi hingga menjangkau para kepala UPT. Beberapa pertemuan lanjutan terjadi di rumah dinas dan Kantor Bappeda Riau pada Mei 2025.

Meyer mengungkapkan para kepala UPT merasa tertekan karena adanya ancaman mutasi atau demosi. Ketakutan akan kehilangan jabatan membuat mereka patuh terhadap perintah pengumpulan uang tersebut.

Ancaman inilah yang memaksa para pejabat menuruti permintaan uang demi keselamatan karir mereka. “Ada fakta baru, satu orang sudah dimutasi karena tidak patuh,” ujar Meyer.

Tags: abdul wahidHukumkasus korupsi
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?
Hukum Kriminal

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

...

Read moreDetails
Kapolres Bengkalis Beberkan Modus Kurir Sabu 29 Kg: Jaringan Internasional Terendus Lewat Laporan Warga

Polisi Ungkap Jaringan Internasional di Balik Aksi Kejar-kejaran Kurir Sabu di Bengkalis

Izin Pertambangan Rakyat Kuansing Dipercepat, Masyarakat Butuh Solusi Legal Penambang Emas Lokal

Izin Pertambangan Rakyat Kuansing Dipercepat, Masyarakat Butuh Solusi Legal Penambang Emas Lokal

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Polisi Sebut Penggeledahan Toko Emas di Kampar Berkaitan dengan PETI

Perkara Dugaan Korupsi Abdul Wahid P21, Ketiga Tersangka Segera Disidangkan

Memori Banding Abdul Wahid Belum Diserahkan ke Pengadilan

Kota Newport Terima $20.000 untuk Lawan Fasilitas Imigrasi

Kota Newport Terima $20.000 untuk Lawan Fasilitas Imigrasi

Next Post
KAJIAN ISLAM: Mukmin dan Pendosa Tidak Akan Pernah Sama di Sisi Allah

KAJIAN ISLAM: Mukmin dan Pendosa Tidak Akan Pernah Sama di Sisi Allah

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.