• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Sistem Otorita di IKN Nusantara Berpotensi Menghasilkan ‘Pemerintahaan yang Otoriter’

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Januari 2022
sistem otorita ikn nusantara

Kawasan yang akan dijadikan IKN Nusantara.

110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Rencana pemberlakuan sistem otorita di IKN Nusantara, sangat berpotensi menghasilkan sistem pemerintahan yang otortiter. Khususnya, bagi masyarakat lokal. Sebab hanya dikebalikan oleh eksekutif, tanpa ada pengawasan dari legislatif.

Pandangan ini disampaikan oleh Ahli Hukum Tata Negara Bivitri Susanti. Dia mengatakan warga tempatan tetap harus punya represetasi. Harus. Jika tidak, konsep sebagai negara demokrasi secara terang-terangan dilanggar oleh pemerintah.

“Bentuk otorita di IKN nanti memungkinkan terjadinya ‘otoritarianisme di tingkat lokal karena hanya dikendalikan oleh eksekutif. Warga di IKN harus punya representasi terhadao konsep demokrasi yang sudah digariskan konstitusi kita,” kata Bivitri, seperti dikutip dari BBC Indonesia, Minggu, 23 Januari 2022.

Undang-undang (UU) IKN menyebutkan, kepala otorita akan bertanggung jawab langsung kepada presiden, seperti halnya menteri. Pemerintah berdalih masalah representasi rakyat akan diatur kemudian dalam peraturan pemerintah dan peraturan presiden.

Anggota Dewan Pembina Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem), Titi Anggraini, mengatakan harus ada peraturan yang mengatur secara khusus soal penyerapan aspirasi rakyat karena fungsi DPRD sebagai konsep perwakilan rakyat tidak ada. “Jalur aspirasi atau penyerapan konteks representasi warga harus dipastikan,” kata Titi.

Sementara, Ketua Panitia Khusus (Pansus) RUU IKN, Ahmad Doli Kurnia, mengatakan DPR RI akan bertindak sebagai pengawas di IKN Nusantara.

Ketua Komisi II DPR RI itu menjelaskan IKN Nusantara tidak akan dibebani oleh APBD, melainkan menggunakan APBN, sehingga nanti akan diawasi DPR RI, bukan DPRD.”

Pola seperti akan berdampak sangat buruk bagi masyarakat tempatan. Bivitri mengatakan tidak sepakat jika fungsi legislatif di IKN Nusantara dilakukan oleh DPR RI karena mereka mewakili konstituen nasional, sementara lingkup pengawasan yang dilakukan akan bersifat lokal. Oleh sebab itu, pengawasannya tak bisa serta merta diambil alih oleh pusat.

“Pengetahuan dan data yang dimiliki DPR RI di tingkat nasional akan sangat berbeda dengan cakupan, pengetahuan, dan data, di tingkat lokal. Harusnya tetap ada institusi-institusi demokratis,” ujar Bivitri.

Karena itulah, menurut dia, kehadiran DPRD di IKN Nusantara sangat dibutuhkan, terutama untuk mengatur hal-hal teknis hingga kehidupan masyarakat di daerah itu, seperti halnya yang dilakukan DPRD DKI yang mengurus Formula E sampai sumur resapan dan DPR RI yang membuat Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). “Keduanya memiliki level yang berbeda,” kata Bivitri. (bpc2)

Tags: ikn nusantara
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

18 lembaga yang dibubarkan
Berita

Moeldoko Minta Masyarakat Mengerti dengan Pembangunan IKN, Ini Sebagai Open Government Luar Biasa dari Jokowi

...

Read moreDetails
reshuffle kabinet jokowi, inflasi riau tertinggi

Sah, UU IKN Nusantara Diresmikan Jokowi

Ahok belum layak pimpin IKN Nusantara

‘Ahok Belum Layak Pimpin IKN Nusantara’

rocky gerung klb demokrat

Rocky Gerung Sebut IKN Nusantara Berpotensi Jadi ‘Kota Hantu’

politisi demokrat dipecat

Demokrat Kritik Beban Pemindahan di Ibu Kota Negara Baru, Rujukannya Pernyataan SBY Waktu Jadi Presiden RI

Sampoerna Foundation

Fadli Zon Usul Nama IKN Nusantara di Ganti dengan IKN Jokowi, Sama Seperti kota Kazakhstan

Next Post
hotspot riau nihil

BMKG: Riau Nihil Hotspot, Ada Potensi Hujan Deras Disertai Angin Kencang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.