Saat Umar Gembira Karena Pembunuhnya Bukan Muslim

Jumat, 16 Juli 2021 14:13
Saat Umar Gembira Karena Pembunuhnya Bukan Muslim

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Umar bin Khattab meninggal pada 23 Hijriyah atau 644 Masehi. Umar meninggal karena ditikam oleh budak dari Persia saat salat subuh.

Mengetahui dirinya ditikam budak Persia, Umar berkata “segala puji bagi Allah aku tidak dibunuh oleh seorang Muslim”.

Umar dalam berbagai literasi digambarkan sebagai seorang pemimpin yang sangat ideal, setelah Rasulullah SAW.

Umar dikenal dengan pemimpin yang sangat saleh, mempunyai rasa keadilan yang tinggi, serta hidup sederhana.

Baca: Islam Melarang Menyakiti Diri Sendiri dan Orang Lain

Pada diri Umar-lah setiap karakter pemimpin Islam melekat. Jika ada yang menginginkan pemimpin Islam, maka akan langsung mengarah ke Umar.

Saking sederhananya, Umar diriwayatkan hanya memiliki satu helai baju dan satu helai jubah, yang keduanya penuh dengan tambalan. Umar juga tidur hanya diatas pelepah kurma.

BACA JUGA:  Catatan Sejarah 16 Juli: Kalender Hijriah Dimulai

Namun demikian, Umar juga dikenal sebagai khalifah yang tegas dan sangat peduli dengan kemurnian Islam.

Dalam masa Umar, pasukan Islam meneruskan penaklukan jazirah Arab, yakni sampai ke Irak, Suriah, Yerusalem, Mesir, Persia, dan wilayah lainnya. (bpc4)