• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 28, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kesederhanaan Khalifah Umar bin Khattab

Romi J. by Romi J.
27 September 2020
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Suatu saat, Rasulullah SAW pernah berdoa, “Ya, Allah, kuatkanlah Islam dengan salah satu dari dua Umar,” doa Rasulullah.

Yang dimaksudkan oleh Rasulullah adalah Umar bin Khattab dan Amr bin Hisyam alias Abu Jahal. Doa Rasulullah dikabulkan Allah, dengan masuk Islamnya Umar bin Khattab.

Ketika masuk Islam, Umar adalah sahabat yang paling keras dalam membela Rasulullah dan Islam.

Ketika khalifah Abu Bakar wafat, maka kaum muslimin membai’at (sumpah setia) kepada Umar bin Khattab.

Dalam berbagai literasi, Umar digambarkan sebagai seorang pemimpin yang sangat ideal, setelah Rasulullah SAW. Umar dikenal dengan pemimpin yang sangat saleh, mempunyai rasa keadilan yang tinggi, serta hidup sederhana.

Pada diri Umar-lah setiap karakter pemimpin Islam melekat. Jika ada yang menginginkan pemimpin Islam, maka akan langsung mengarah ke Umar.

Saking sederhananya, Umar diriwayatkan hanya memiliki satu helai baju dan satu helai jubah, yang keduanya penuh dengan tambalan. Umar juga tidur hanya diatas pelepah kurma.

Namun demikian, Umar juga dikenal sebagai khalifah yang tegas dan sangat peduli dengan kemurnian Islam.

Dalam masa Umar, pasukan Islam meneruskan penaklukan jazirah Arab, yakni sampai ke Irak, Suriah, Yerusalem, Mesir, Persia, dan wilayah lainnya.

Pada 23 Hijriyah atau 644 Masehi, Umar bin Khattab meninggal karena ditikam oleh budak dari Persia saat salat subuh. Mengetahui dirinya ditikam budak Persia, Umar berkata “segala puji bagi Allah aku tidak dibunuh oleh seorang Muslim,”. (bpc4)

Tags: Khalifahpemimpin islamUmar
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Berita

Sejarah Tahun Islam Hijriah

...

Read moreDetails

Saat Umar Gembira Karena Pembunuhnya Bukan Muslim

Kepemimpinan dalam Islam

Kepemimpinan Perempuan dalam Islam Bisakah Hadis Al-Bukhari Satu-satunya Rujukan?

Pakem-pakem Ekonomi Syariah Abu Hanifah

Khalifah Ali bin Abi Thalib dan Berakhirnya Kepemimpinan Khulafaur Rasyidin

Mencari Pemimpin Umat Islam Setelah Rasulullah Wafat

Next Post

Mahfud MD: Silahkan Saja Menonton Film G30S/PKI

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.