• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Minggu, November 1, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Pemerintah Sri Lanka Sita Bahan Pangan Akibat Krisis Ekonomi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
5 September 2021
BERAS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pemerintah Sri Lanka mengumumkan darurat krisis ekonomi yang memaksa pihak berwenang sewaktu-waktu dapat menyita stok makanan pokok serta menetapkan harga tertinggi, demi menahan inflasi karena krisis valuta asing.

Hal itu ditempuh untuk mengamankan pasokan bahan makanan, seperti gula dan beras dengan harga yang wajar. Presiden Sri Lanka Gotabaya Rajapaksa mengumumkan keadaan darurat di bawah peraturan keamanan publik pada pekan lalu.

Pemerintah menunjuk seorang mantan jenderal angkatan darat sebagai komisaris layanan penting, yang akan menyita stok makanan dari pedagang serta pengecer, lalu menentukan harganya, sebagaimana dilansir dari CNNIndonesia.com.

“Petugas yang berwenang akan dapat mengambil upaya-upaya untuk menyediakan bahan makanan penting dengan harga murah kepada masyarakat, dengan membeli stok bahan makanan penting termasuk padi, beras dan gula,” jelas pernyataan resmi media kepresidenan Sri Lanka, dikutip Reuters, Rabu 1 September 2021.

“Barang-barang tersebut akan dibanderol dengan harga yang dijamin pemerintah atau berdasarkan nilai bea cukai barang impor untuk mencegah perbedaan (harga) pasar,” lanjut pernyataan itu.

Usai pengumuman itu, pemerintah mulai menyita stok gula dan beras dari gudang-gudang. Mereka akan melepasnya di pasar terbuka dengan harga yang sudah ditentukan.

“Pemerintah telah melakukan lebih dari 1.000 penggerebekan selama beberapa pekan terakhir untuk menyita stok bahan dari gudang di seluruh negeri,” terang Menteri Layanan Koperasi, Lasantha Alagiyawanna.

Ia juga mengatakan pemerintah mulai menetapkan harga eceran maksimum untuk beras dan gula pada hari Kamis kemarin. Meski begitu, pemerintah setempat menampik terjadi krisis pangan. 

“Pengendalian harga sangat penting saat ini. Tapi kami berharap tidak dalam jangka panjang. Kami tidak melihat kekurangan pangan di negara ini,” imbuh Alagiyawanna kepada media.

Pemerintah justru mengatakan menerima laporan bahwa pedagang menimbun bahan makanan pokok, seperti padi, beras dan gula dalam jumlah besar, dengan tujuan dijual lagi dengan harga lebih tinggi.

Sementara itu, pemilik toko khawatir tindakan yang lebih ketat akan berdampak tidak adil terhadap mereka.

“Kami menjual dengan harga yang diberikan pedagang grosir. Pemilik toko kecil juga harus mencari nafkah dan harga kami diperas, sehingga kami hampir tidak punya apa-apa,” kata pemilik toko kelontong W.A. Jayasekera.

Sri Lanka tengah menghadapi krisis ekonomi hingga krisis pangan. Pandemi Covid-19 disebut turut memperburuk kondisi negara ini. (bpc2)

Tags: Covid-19krisis ekonomiSri Lanka
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

BYD Racoo Mulai Ekspansi, Siap Masuk ke Pasar Macau dan Sri Lanka, Intip Spesifikasi dan Harganya!
Otomotif

BYD Racoo Mulai Ekspansi, Siap Masuk ke Pasar Macau dan Sri Lanka, Intip Spesifikasi dan Harganya!

...

Read moreDetails
Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

vaksin corona, dokter di rusia positif corona

1 Januari 2024, Vaksinasi Covid-19 Wajib Bayar

kasus covid-19 naik lagi

Heboh Kasus Covid-19 Naik Lagi Bikin Warga di Pekanbaru Skeptis, Dokter Paru: tak ada yang Perlu Dikhawatirkan

kasus covid-19 riau meningkat

Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Riau, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

varian baru deltacron, subvarian omicron

Di Inggris Sudah Menyebar Luas, Berikut Ini Gejala Baru Covid-19 Eris

Next Post

Kartosuwiryo Tolak Tuduhan Ingin Bunuh Soekarno

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.