• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Orang Indonesia Makin Banyak Menabung di Bank 

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
28 Agustus 2022
angka kemiskinan riau, menabung di bank

Foto: Ilustrsi / Dok. Bertuahpos.

115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Orang Indonesia makin suka menabung di bank. Sebagaimana data yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia (BI), laju pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) perbankan mengalami pertumbuhan sebesar 8,4% secara tahunan (yoy), menjadi Rp7.284,4 triliun pada Juli 2022.

Jika dilihat berdasar golongan nasabah, banyak orang yang menabung uang di bank dari golongan perorangan maupun korporasi dalam bentuk simpanan giro maupun tabungan biasa.

Pertumbuhan DPK juga terjadi pada bank BUMN. Bank Mandiri misalnya, sebesar Rp1.013,08 triliun atau tumbuh 8,78% (yoy) per periode sama tahun 2022.

Penghimpunan dana masyarakat Bank Mandiri disumbang oleh current account saving account (CASA) tumbuh 11,82% yoy menjadi Rp768,09 triliun.

Lebih rinci, untuk giro tumbuh 17,7% yoy menjadi Rp2.029,9 triliun pada Juli 2022. Sebelumnya, Bank Indonesia mencatat giro tumbuh 20,1% yoy atau Rp 2.089,1 triliun pada Juni 2022, atau terjadi perlambatan pertumbuhan.

Sedangkan untuk jenis tabungan biasa, tumbuh 11,9% menjadi Rp2.537,7 triliun. Adapun nilai ini tumbuh melambat dibandingkan periode bulan sebelumnya yang tumbuh 12,1% yoy.

Sedangkan jika dilihat dari simpanan berjangka atau deposito mengalami kontraksi sebesar 0,3% yoy menjadi Rp2.716,8 triliun. Adapun jika dibandingkan dengan Juni 2022, simpanan berjangka mengalami kontraksi lebih dalam sebesar satu persen yoy atau Rp2.706,5 triliun.***

Tags: bank IndonesiaCara menabungmenabung di bankpertumbuhan DPK
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Tensi AS-Iran Memanas, Rupiah Terkoreksi Tajam Dekati Level Rp17.000
Ekonomi

Mengapa BI Turunkan Batas Beli Dolar AS?

...

Read moreDetails
Bank Indonesia Bongkar Modus Penipuan Digital Berkedok Bank dan Kurir

Bank Indonesia Bongkar Modus Penipuan Digital Berkedok Bank dan Kurir

BI Ingatkan Kemudahan Transaksi Keuangan Perlu Diimbangi dengan Perlindungan Konsumen

BI Ingatkan Kemudahan Transaksi Keuangan Perlu Diimbangi dengan Perlindungan Konsumen

Nilai Tukar Rupiah Menguat ke Rp17.908 per Dolar AS di Awal Pasar

Rupiah Menguat Berkat Intervensi BI Jelang Keputusan RDG

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Rupiah Melemah ke Rp17.791 Imbas Tensi Timur Tengah, Ini Upaya BI

Rupiah Tertekan Harga Minyak dan Ketidakpastian The Fed

Utang Luar Negeri Indonesia Juli 2026 Naik 4,9%, Ini Rinciannya

Next Post
remaja tawuran di padang

Diduga Akan Tawuran, Gerombolan Remaja Bersenjata Tajam di Padang Dibubarkan oleh Polisi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.