• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kata WHO, Kasus Cacat Monyet Kian Merebak di Dunia, Orang Tua yang Merawat Anaknya Rentan Tertular

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
23 Mei 2022
kasus penyakit cacar monyet, vaksin cacar monyet

Kasus cacar monyet kian bertambah di dunia.

110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Organisasi Kesehatan Dunia [WHO] mengira, kasus cacar monyet kian merebak di seluruh dunia. Jumlah yang kian bertambah diketahui setelah ada pengawasan lebih luas—di negara-negara di mana penyakit ini biasa ditemukan.

Per 21 Mei 2022, tercatat ada 92 kasus cacar monyet terkonfirmasi. Sebanyak 82 kasus diantaranya merupakan suspek. Kasus ini dilaporkan dari 12 negara yang diketahui bukan endemi virus tersebut.

Al-Jazeera melaporkan, dalam waktu dekat, WHO akan mengeluarkan pedoman lengkap dengan rekomendasi lebih jauh, bagaimana cara mencegah penyebaran cacar monyet.

“Informasi yang tersedia menyatakan penularan manusia ke manusia terjadi di antara orang yang mengalami kontak fisik dekat dengan kasus bergejala,” jelas badan kesehatan PBB, dikutip Senin, 23 Mei 2022.

Apa Itu Cacar Monyet?

Cacar monyet merupakan penyakit menular yang biasanya ringan dan endemik di beberapa bagian Afrika Tengah dan Barat. Walaupun berasal dari keluarga virus yang sama seperti cacar, gejalanya lebih ringan.

Mereka yang terinfeksi cacar monyet biasanya akan sembuh sendiri dalam rentang waktu 2-4 minggu tanpa perlu rawat inap. Namun terkadang, penyakit ini justru mematikan.

Bagaimana Penyebaran Cacar Monyet?

Masih merujuk pada penjelasan WHO, penyebaran penyakit cacar monyet bisa terjadi lewat kontak dekat. Dengan demikian, menghindari penularan penyakit ini mudah dilakukan dengan isolasi mandiri, serta membiasakan pola hidup sehat dan bersih.

Pejabat WHO yang juga spesialis penyakit menular, David Heymann menyampaikan cacar monyet saat ini menyebar seperti infeksi menular seksual dan memperkuat penyebarannya di seluruh dunia. Banyak dari kasus terbaru cacar monyet ditemukan di klinik kesehatan seksual.

Komite pakar internasional telah menggelar rapat melalui konferensi video untuk mencari tahu apa yang perlu diteliti terkait wabah ini dan bagaimana menyampaikannya kepada masyarakat, termasuk apakah ada penyebaran yang tanpa gejala, siapa yang paling berisiko, dan beragam rute penyebaran.

Heymann menambahkan, kontak dekat adalah rute penyebaran utama. Dan cairan luka dari cacar monyet sangat menular. 

Orang tua yang merawat anaknya yang terkena cacar monyet sangat berisiko, juga tenaga kesehatan. Karena itulah sejumlah negara mulai memvaksinasi tenaga kesehatan yang merawat pasien cacar monyet dengan vaksin cacar.

Pengurutan genom awal sejumlah kasus cacar monyet di Eropa menyatakan adanya kesamaan dengan jenis cacar monyet yang menyebar di Inggris, Israel, dan Singapura pada 2018.

Heymann mengatakan secara biologis sangat beralasan virus ini menyebar di luar negara di mana ia menjadi endemik, tapi tidak menyebabkan wabah besar karena lockdown Covid, pembatasan perjalanan, dan penerapan jaga jarak.

Dia menekankan, wabah cacar monyet mirip dengan awal-awal pandemi Covid karena cacar monyet tidak menyebar dengan mudah. Mereka yang merasa terpapar atau mengalami gejala seperti demam dan ruam kulit disertai benjolan harus menghindari kontak dengan orang lain.

“Ada vaksin yang tersedia tapi pesan yang paling penting adalah Anda bisa melindungi diri sendiri,” pungkas Heymann.***

Tags: kasus cacar monyetpenyakit menularWHO
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

kasus penyakit cacar monyet, vaksin cacar monyet
Berita

WHO Pertegas Orang Terinfeksi Cacar Monyet Jangan Dekati Hewan Peliharaan

...

Read moreDetails
rekomendasi idi virus cacar monyet

IDI Keluarkan Sejumlah Rekomendasi untuk Cegah Penyebaran Cacar Monyet

penyakit cacar monyet

Dunia Darurat Wabah Cacar Monyet, Pemerintah Indonesia Sebut Masih Jauh dari Pandemi

WHO: Jangan Panik dengan Cacar Monyet

kasus penyakit cacar monyet, vaksin cacar monyet

Makin Mengkhawatirkan, Denmark Akan Suntikkan Vaksin Cacar Monyet ke Warganya

varian baru deltacron, subvarian omicron

WHO Catat Corona Varian Baru XD VUM, Berpotensi Timbulkan Risiko di Masa Depan

Next Post
Petani sawit swadaya

Bupati Wardan: Kami Perlu Dasar Pijakan untuk Dorong Petani Sawit Swadaya Bermitra dengan PKS

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.