Gaji THL Pemko Pekanbaru Dipotong 50 Persen, Dewan: Apa yang Mereka Dapat Lagi

Senin, 27 September 2021 13:33
Gaji THL Pemko Pekanbaru Dipotong 50 Persen, Dewan: Apa yang Mereka Dapat Lagi

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Ketua Komisi I DPRD Pekanbaru, Doni Saputra mengkritisi kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru yang memotong gaji Tenaga Harian Lepas (THL).

Menurut Doni, gaji THL hanya berkisar Rp1,7 juta, per bulan. Ketika ada pemotongan 50 persen, maka yang akan THL dapatkan akan sangat sedikit.

“Gaji THL itu hanya Rp1,7 juta. Dipotong, apa yang mereka dapatkan lagi?” Kata Doni kepada bertuahpos.com, Senin 27 September 2021.

Doni juga mengatakan kebijakan pemko ini terasa tidak wajar. Menurut dia, jika membutuhkan anggaran, pemko bisa memotong di pos lain, bukan gaji THL.

Baca: SF Hariyanto Dilantik Jadi Sekdaprov Riau, Ini Poin Penegasan Syamsuar

“Tidak wajar (pemotongan ini),” kata dia.

Sementara, salah satu THL Pemko Pekanbaru yang enggan disebutkan namanya membenarkan ada pemotongan gaji ini. Dia mengatakan pemotongan dilakukan selama 4 bulan hingga akhir tahun 2021 nanti.

Menurut dia, secara normal, THL Pekanbaru mendapatkan gaji sekitar Rp1,5 setiap bulan. Lalu, ada pemotongan 50 persen ini, sehingga hanya separuh gaji normal yang dibawa pulang.

“Kami bawa pulang gaji itu hanya sekitar Rp700-an,” kata dia. (bpc4)

Berita Terkini

Kamis, 28 Oktober 2021 20:19

Video: Suasana di Kantor Kejari Kuansing Sempat Memanas, PH Desak Indra Agus Lukman Dibebaskan

Indra Agus Lukman, Kejari, Kuansing

Kamis, 28 Oktober 2021 19:29

Barca Tunjuk Sergi Barjuan Sebagai Pelatih Sementara

Barcelona

Kamis, 28 Oktober 2021 19:25

DBH Untuk Riau Turun Rp300 Miliar

DBH

Kamis, 28 Oktober 2021 16:05

Ini Kata dr Tirta Soal Gelombang Ketiga Covid-19

dr Tirta, Covid-19

Kamis, 28 Oktober 2021 15:22

Video: Night Ride – Pekanbaru Downtown

Motovlog

Kamis, 28 Oktober 2021 15:02

Kim Jong-un Perintahkan Warganya Kurangi Makan Hingga 2025

Kim Jong-un, Korut

Kamis, 28 Oktober 2021 15:02

Anies Baswedan: Orang Baik Masuk Politik Dipermasalahkan

Anies Baswedan