• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Rabu, Oktober 7, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Fadli Zon: Ruang Ekpresi Politik dan Sikap Kritis Kian Sempit

Romi J. by Romi J.
31 Desember 2021
Politisi Fadly Zon

Politisi Fadli Zon

106
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Fadli Zon menyampaikan catatan akhir tahunnya tentang demokrasi di Indonesia.

Menurut Fadli Zon, Indonesia memang mengalami kemunduran demokrasi, sekaligus terkonsolidasinya kekuasaan oligarki.

Salah satunya, kata Fadli, adalah terberangusnya kebebasan sipil. Dia menyoroti sejumlah kasus, seperti pemanggilan BEM yang mengkritik Presiden Jokowi, atau kriminalisasi seniman mural yang berani kritik presiden dan pemerintah.

“Kasus pemanggilan BEM UI oleh pihak rektorat sesudah mereka mengkritik Presiden Jokowi di Instagram, atau kasus kriminalisasi seniman mural yang berani mengkritik presiden dan pemerintah, menunjukkan kian sempitnya ruang bagi ekspresi politik dan sikap kritis,” tulis Fadli di akun twitternya, @fadlizon, Jumat 31 Desember 2021.

Fadli juga menyinggung hasil survei Indikator Politik Indonesia, yang menunjukkan 69,6 persen responden takut menyuarkana pendapat mereka di muka umum.

“Menyempitnya ruang kebebasan berekspresi ini telah mempengaruhi partisipasi masyarakat dalam kehidupan politik di luar pencoblosan. Menurut survei Indikator Politik Indonesia, 69,6 persen responden mengaku menjadi lebih takut menyuarakan pendapat mereka di muka umum,” tambahnya.

“Kebebasan sipil tak boleh mati. Jangan sampai demokrasi yang sejak lama diperjuangkan, kembali dibajak oligarki,” pungkasnya. (bpc4)

Tags: Fadli zonkebebasankritik
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Romi J.

Romi J.

Editor: Hendra
Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

target produksi migas, pekerja Pertamina Hulu Rokan
Berita

LAM Riau Kecewa, Sebut Syarat Perekrutan Karyawan PHR Hanya Akal-akalan Oknum untuk Persempit Peluang Putra Daerah

...

Read moreDetails

Heboh Wayang Kulit Haram, Fadli Zon Posting Penghargaan Rekor MURI Koleksi Wayang Nusantara Terbanyak

Sampoerna Foundation

Fadli Zon: Polisi Kita Pertontonkan Keangkuhan Kekuasaan

Sampoerna Foundation

Fadli Zon: Siklus Pemilu 5 Tahun Agar Demokrasi Tetap Berjalan dan Tak Terjadi Anomali

Sampoerna Foundation

Soal ‘Perang TNI-Polri dengan OPM, Pengamat Sebut Pernyataan Fadli Zon Provokatif

Fadli Zon: Normalisasi Hubungan dengan Israel Merupakan Pengkhianatan Konstitusi

Next Post

Malam Pergantian Tahun, 2 RTH di Pekanbaru ‘Disegel’

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.