• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Kamis, Oktober 8, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

9 Pekerja Migran Ilegal Ditangkap, Mereka Sanggup Bayar Hingga Rp12 Juta per Kelapa ke Malaysia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
8 Agustus 2022
pekerja migran ilegal

Ilustrasi.

110
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, SELAT PANJANG — Sebanyak 9 pekerja imigran Indonesia dan 1 anak buah kapal diamankan pihak TNI Angkatan Laut (AL) di perairan Kepulauan Meranti Riau pada 6 Agustus 2022.

Dari keterangan resmi yang dikeluarkan oleh Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Stanley Lekahena M Tr Hanla, 1 dari mereka adalah pekerja warga negara asing asal Negeri Jiran itu

Kasus pekerja ilegal ini terbongkar setelah tim gabungan Satgas Opsintelmar Lantamal I dan Pos TNI AL Selatpanjang menggagalkan upaya pemberangkatan mereka menggunakan speedboat kayu tanpa nama di perairan Pulau Rangsang Barat, tepatnya di Tanjung Sempian.

Danlanal Dumai, Kolonel Laut (P) Stanley Lekahena M Tr Hanla mengungkapkan pemberangkatan calon pekerja ilegal ini terjadi di tengah malam, sekitar pukul 01.40 WIB. 

“Saat diamankan, mereka tengah berada dalam speedboat kayu bermesin 40 PK sebanyak 2 unit,” ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Senin, 8 Agutustus 2022.

Tim Satgas awalnya menerima informasi bahwa akan ada pemberangkatan calon pekerja migran secara ilegal dari Pulau Rangsang, Kepulauan Meranti. 

Setelah mendapat informasi ini, tim satgas langsung bergerak menggunakan Patkamla Pulau Jemur menuju perairan Rangsang Barat, Tanjung Sampayan, untuk pengintaian dan penyekatan.

“Saat tim sudah di lokasi, terlihat secara visual, ada speed sedang mengapung. Setelah diperiksa, tim mengamankan 9 orang calon PMI, seorang WNA dan seorang ABK. Sedangkan tekong speedboat terjun ke laut melarikan diri ke pinggir hutan bakau,” kata Stanley.

Keberhasilan penangkapan ini tidak terlepas dari informasi masyarakat dan kerjasama antar instansi terkait di wilayah Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Untuk komitmen TNI, ditegaskan Stanley, sudah sangat jelas. TNI tidak akan ada kompromi dengan segala bentuk upaya yang mengancam kedaulatan termasuk tindak pidana dan pelanggaran di laut.

Dari penangkapan ini, diamankan BB berupa 1 unit speedboat kayu bermesin 40 pk mesinganda, 11 keping KTP, 2 buah paspor atas nama Hendra Susilo dan Junaidi, 14 unit handphone, 11 dompet, 7 buah tas kecil dan 13 buah tas gendong.

Berdasarkan informasi yang disampaikan, untuk satu orang yang akan diberangkatkan ke Malaysia, dipatok biaya sebesar Rp6 juta hingga Rp12 juta.***

Tags: ilegalMalaysiaMerantipekerja migranSelat Panjang
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia
Internasional

Mahasiswa Doktoral FEB UNRI Pelajari Manajemen UMKM di Melaka Malaysia

...

Read moreDetails
Riau dan Melaka Jajaki Kerja Sama Perdagangan serta Konektivitas Maritim

Riau dan Melaka Jajaki Kerja Sama Perdagangan serta Konektivitas Maritim

Malaysia Kenakan Pajak Impor Emas 10% Mulai Juni, Harga Emas Domestik Diprediksi Melebar

Malaysia Kenakan Pajak Impor Emas 10% Mulai Juni, Harga Emas Domestik Diprediksi Melebar

Sepanjang Ramadan, 165 PMI Dideportasi dari Malaysia

Sepanjang Ramadan, 165 PMI Dideportasi dari Malaysia

Pemprov Dukung Proyek Ambisius Pembangunan Jembatan Penghubung Malaka-Riau

Pemprov Dukung Proyek Ambisius Pembangunan Jembatan Penghubung Malaka-Riau

Sebanyak 90 PMI nonprosedural dideportasi dari Malaysia dan tiba di Dumai. BP3MI Riau pastikan perlindungan dan pemulangan ke daerah asal.

90 Pekerja Migran Indonesia Dideportasi dari Malaysia

Next Post

Siap-siap, per September BBM Jenis Pertalite Subsidi Dibatasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.