• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 3, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Siap-siap, per September BBM Jenis Pertalite Subsidi Dibatasi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
8 Agustus 2022
108
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah akan memberlakukan pembatasan BBM jenis Pertalite di tahun ini. Pemberlakukan ini efektif diberlakukan pada September nanti.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) menyatakan ketentuan ini diatur dalam revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM yang rampung pada bulan ini. 

“Jika revisi Perpres terbit Agustus ini, kami harapkan pembatasan Pertalite mulai berjalan pada September,” kata Anggota Komite BPH Migas, Saleh Abdurrahman, sebagaimana dilansir dari Katadata.co.id.

Saat ini pemerintah tengah menguji coba subsidi tertutup via aplikasi MyPertamina. Dalam uji coba tersebut, pemerintah melakukan beberapa simulasi pembatasan konsumsi BBM bersubsidi melalui identifikasi besaran dari kapasitas kubikasi mesin kendaraan. 

Dia menyebut calon penerima BBM bersubsidi Pertalite bakal dipersempit ke dalam kriteria pelanggan yang mengendarai mobil dengan kapasitas mesin di bawah 1.500 CC dan motor di bawah 250 CC. 

“Yang boleh yang mobilnya 1500 cc ke bawah dan untuk motor 250 cc ke bawah,” sambung Saleh. 

Lebih lanjut, kata Saleh, pemerintah juga sedang mengkaji aturan untuk membatasi jumlah pembelian Pertalite per hari. Hal ini sebelumnya sudah diterapkan pada penyaluran BBM bersubsidi Solar.

Adapun soal Solar, pemerintah menerapkan pembatasan jumlah pembelian. Pada kendaraan pribadi roda empat hanya diperbolehkan membeli 60 liter solar per hari, kendaraan umum penumpang atau barang roda empat maksimal 80 liter, dan kendaraan umum penumpang atau barang roda enam ke atas 200 liter per hari. 

“Untuk pembatasan pembelian pertalite bergantung perkembembangan penyerapan kuota. Masih kami kaji, kami tunggu dulu pengesahan revisi Perpesnya,” ujar Saleh. 

Konsumsi Pertalite pada Juli 2022 mencapai 1,8 juta kilo liter (kl). Adapun penyerapan Pertalite hingga saat ini sudah menyentuh 61% dari total kuota disiapkan sejumlah 23,5 juta kl hingga akhir tahun. 

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin tasrif mengatakan pihaknya akan menggelar rapat finalisasi revisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 191 Tahun 2014 tentang Penyediaan, Pendistribusian dan Harga Jual Eceran BBM pada pekan depan. Aturan tersebut mengatur tentang pembatasan BBM bersubsidi Pertalite. 

“Minggu depan rapat finalisasinya, Insya Allah (terbit bulan ini). Kami berupaya semaksimal mungkin,” ujarnya.

“Minggu depan diharapkan sudah ada keputusan mengenai untuk segera diterbitkan Perpresnya,” ujarnya. 

“(Pembatasan Pertalite) secepatnya akan diberlakukan, lihat saja mekanismenya sesudah Perpres ini berjalan. Apalagi langkah-langkah yang harus dilalui, harus sosialisasi. Umumnya masyarakat kan sudah tahu.” Pada kesempatan tersebut, Arifin berharap kuota BBM bersubsidi Pertalite bisa ditambah untuk mencukupi konsumsi hingga akhir tahun. Pada Juli, konsumsi Pertalite mencapai 1,8 juta kilo liter (kl) dengan total konsumsi menyentuh 61% dari total kuota yang disiapkan hingga akhir tahun sejumlah 23,5 juta kl. 

“Iya dong (tambah kuota Pertalite), kita kan tidak mau kekurangan, BBM kan energinya ekonomi. Tinggal hitung-hitungannya saja,” ujar Arifin.***

Tags: bbm subsidipertalitePertamina
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

_Pengeboran eksplorasi Migas Non-Konvensional (MNK) di sumur Gulamo DET-1 di Wilayah Kerja Rokan, Riau menggunakan rig berkapasitas 1500 Horsepower (HP)
Berita Pilihan

MNK Rokan: Tonggak Baru Pionir Pengembangan MNK Indonesia Oleh Pertamina

...

Read moreDetails
BBM Langka di Pekanbaru, Antrean Mengular di Hampir Semua SPBU

Harga Pertamax Berpotensi Naik ke Rp20.000 per Liter, Konsumsi BBM Bersubsidi Akan Membludak

Kuota BBM Riau 2027 Naik hingga Antrean Solar yang Mengular, Pertamina Klaim Ini Penyebabnya

Kuota BBM Riau 2027 Naik hingga Antrean Solar yang Mengular, Pertamina Klaim Ini Penyebabnya

Polisi Sita 2.640 Liter BBM Subsidi di Rokan Hilir, Tiga Tersangka Diangkut

Polisi Sita 2.640 Liter BBM Subsidi di Rokan Hilir, Tiga Tersangka Diangkut

Peran Strategis Alih Daya PDC dalam Menopang Ketahanan Energi Nasional

Penyelewengan BBM di Rokan Hilir

Nelayan Rohil Sudah Lama Menjerit, Ini Kata Ketua HNSI Riau soal Penyelewengan BBM di Rokan Hilir

Next Post
Kadiskes Pelalawan, H Asril K

Kadiskes Pelalawan: Pembangunan Puskesmas Teluk Meranti Sesuai Spesifikasi

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.