BERTUAHPOS.COM- PT Pertamina Patra Niaga telah melaksanakan berbagai langkah untuk mempercepat pemulihan layanan Bahan Bakar Minyak (BBM) di Bali. Upaya yang ditempuh mencakup penguatan pasokan hingga 57,9 juta liter BBM, memperpanjang jam operasional SPBU, penguatan tim lintas fungsi, serta penambahan armada Mobil Tangki untuk memenuhi permintaan energi masyarakat.
Kitty Andhora, Vice President Corporate Communication Pertamina Patra Niaga, mengungkapkan bahwa perusahaan berkomitmen untuk memaksimalkan semua sumber daya dan meningkatkan koordinasi lintas fungsi demi mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali.
“Pertamina Patra Niaga mengerahkan berbagai upaya untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Kami memperkuat pasokan, menambah jam operasional SPBU, mengerahkan dukungan personel, serta mengoptimalkan armada distribusi. Semua langkah ini dilakukan secara terpadu agar penyaluran BBM semakin optimal dan kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi,” jelas Kitty, yang dikutip dari laman pertaminapatraniaga pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Dari segi pasokan, Pertamina Patra Niaga telah mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap antara 14 hingga 17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran. Sesuai dengan jadwal kedatangan yang telah disiapkan, total tambahan pasokan mencapai 57,9 juta liter, yang terdiri dari 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax. Tambahan ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan BBM serta mendukung kelancaran distribusi ke SPBU di Bali.
Selain itu, Pertamina Patra Niaga juga meningkatkan jam pelayanan SPBU di Kota Denpasar. Dari 24 SPBU yang sebelumnya beroperasi 24 jam, kini akan ada tambahan 60 SPBU dengan jam operasional yang sama. Langkah ini diambil untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan BBM dan memberikan lebih banyak pilihan waktu pengisian.
“Penguatan operasional di lapangan menjadi fokus utama kami. Selain menjamin pasokan terus bertambah, kami juga memperluas akses pelayanan melalui penambahan SPBU yang beroperasi 24 jam serta meningkatkan kesiapan personel dan armada distribusi. Kami berkoordinasi dengan berbagai pihak agar upaya pemulihan ini dapat berjalan dengan baik sambil tetap mengutamakan keselamatan,” tambah Kitty.
Penguatan personel dilakukan dengan menambah operator SPBU cadangan dan berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana untuk mendukung kebutuhan operasional. Koordinasi juga dilakukan untuk menyiapkan pengemudi Mobil Tangki cadangan sebagai antisipasi jika pengemudi memerlukan waktu istirahat, sehingga keselamatan kerja dan kelancaran distribusi tetap terjaga.
Pertamina Patra Niaga juga memperkuat dukungan personel internal dari Jakarta dengan melibatkan berbagai fungsi dan unit kerja untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Dukungan lintas fungsi ini bertujuan untuk memperkuat koordinasi operasional, distribusi, penjualan, dan komunikasi dengan para pemangku kepentingan.
Dalam hal distribusi, perusahaan terus berupaya menambah armada Mobil Tangki, termasuk dengan mengalihkan beberapa armada dari Banyuwangi ke Bali. Langkah ini diambil untuk memperkuat penyaluran BBM ke SPBU dan memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Untuk mengatasi antrean, Pertamina Patra Niaga juga berupaya mengoptimalkan layanan motoris BBM bagi pengguna kendaraan roda dua sesuai dengan ketentuan operasional dan keselamatan yang berlaku. Sementara itu, informasi mengenai ketersediaan pasokan dan layanan SPBU terus disampaikan melalui akun Instagram resmi @pertaminabali agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan terkini.
Pertamina Patra Niaga terus memantau kondisi pasokan dan penyaluran BBM serta memperkuat koordinasi dengan semua pihak terkait. Masyarakat diimbau untuk membeli BBM sesuai dengan kebutuhan dan mengikuti informasi resmi dari Pertamina mengenai ketersediaan pasokan dan layanan SPBU di Bali.
Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus mengerahkan sumber daya serta mengoptimalkan seluruh lini operasional guna mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali, sehingga kebutuhan energi masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.









