UMKM Alami Kesenjangan Produktifitas

Sabtu, 18 Januari 2014 14:57

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Saat ini Indonesia mengalami kesenjangan  produktivitas  antara  Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan Usaha  Besar sangat tinggi. Hal itu disampaikan Candra Fajri Ananda, pada seminar Global Ekonomc Role to Ward Malaysia-Indonesia Grow di Pekanbaru Kamis (16/01/2014).

Pengajar dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Brawijaya ini memaparkan dari aspek  output per  unit  usaha maupun per tenaga kerja. Rata-rata  output  UMKM  per  unit  usaha adalah  sebesar Rp  86  juta,  dan per  tenaga kerja adalah sebesar Rp 45,2 juta. “Sedangkan  rata-rata  output  Usaha  Besar per  unit  usaha adalah  sebesar  Rp  678,8 miliar,  dan  per  tenaga  kerja  adalah sebesar Rp 1,07 miliar,” jelasnya.

Selain itu ekspor dari  sektor  UMKM  terhadap  total  ekspor non  Migas  mengalami  penurunan. Dari 20%  tahun  2003  menjadi  18%  tahun  2008, dan menjadi 14% tahun 2012. “Meski secara nilai nominal naik, namun akselerasi pertumbuhan ekspor rendah,” ujarnya.

Sehingga menurut Candra, pemerintah perlu meningkatkan kualitas  kemampuan  inovasi dan manajemen usaha pada Sumber Daya Manusia (SDM). Serta akses  dan  diseminasi  teknologi juga perlu ditingkatkan. Jika persoalan itu bisa diatasi, pertumbuhan ekonomi, serta meningkatkan standar hidup penduduk Indonesia akan segera terwujud. (Riki)

Baca: Tarik Dana APBN, Ketua DPRD Riau: Kepala Daerah Harus Jemput Bola