Lahan Pertanian di Rohil Berubah Jadi Kebun Sawit

Rabu, 18 September 2013 14:27
Lahan Pertanian di Rohil Berubah Jadi Kebun Sawit
BERTUAHPOS, BAGANSIAPIAPI – Sebanyak 26 hektar lahan tani yang berada di wilayah Rokan Hilir telah beralih fungsi. Hal ini terjadi karna para petani tidak memiliki irigasi air untuk mempertahankan hasil taninya. Sehingga mayoritas tani memilih untuk mengalihfungsikan lahan tani demi menghidupkan keluarganya.
Â
“Mayoritas tani Rohil saat ini sudah banyak mengalih fungsi lahannya, ini terjadi karena sejak awal tidak ada irigasi air yang disediakan oleh pemeritah maupun kelompok tani sendiri.
Â
Dari data terakhir saat ini tercatat sudah 26 hektar lahan Rohil yang berubah fungsi,”ujar Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan Rohil, Muslim, Selasa (17/9/2013) di Bagansiapiapi.
Â
Menurutnya, dari 26 hektar lahan yang telah beralih fungsi, mayoritas seluruhnya beralih kepada kebun sawit. Tidak ada beralih kepada tanaman lain ataupun kebun lain.
Â
“Dari total keseluruhan mayoritas seluruhnya berubah ke kebun sawit, seperti awalnya lahan di gunakan untuk menanam pagi beralih ke sawit, dari kedelai beralih ke sawit, kemudian dari tani jagung, terong, cabe beralih ke sawit. Namun yang paling banyak tani padi beralih ke sawit,”tegas Muslim.
Â
Tambahnya, dari 15 Kecamatan se Rohil hampir semua daerah masyarakatnya pekerja sebagai petani. ”Di Rohil ini hampir semua daerah telah memiliki lahan untuk bertani, apapun tani nya.
Â
Namun di samping itu banyak juga daerah yang lahannya beralih fungsi, dan yang paling banyak lahan yang beralih fungsi di kecamatan pujud, rata-rata beralih ke sawit,”papar Muslim.
Â
Di Rohil, jelas Muslim. ada beberapa kecamatan sebagai sentral padi untuk handalan Rohil, dan daerah tersebut akan di pertahankan sebagai lahan pangan berkelanjutan.
Â
Artinya. Akan segera di buat Peraturan Daerah (Perda) hingga masyarakat tidak semudah untuk melakukan alih pungsi lahan.
Â
“Ada empat kecamatan sebagai sentral padi di Rohil, yaitu di Kecamatan Kubu, Kecamatan Rimba melintang, Kecamatan Bangko Pusako, Kecamatan Bangko dan Kecamatan Sinoboi.
Â
Ke empat lahan ini akan segera diperdakan, kalau masyarakat melakukan alih fungsi akan di kena sangsi,”cetus Muslim.
Â
Â
Â
(halloriau.com)
Â