Berkah Lebaran: Rp110 Triliun Mengalir ke Daerah

Senin, 05 Agustus 2013 05:02
BERTUAHPOS, JAKARTA – Idulfitri yang dihiasi dengan kegiatan mudik secara massal dan aktivitas lainnya dipastikan mendorong pergerakan ekonomi ke daerah karena meningkatnya pengeluaran masyarakat terutama dari sisi konsumsi dan transportasi.
Â
Lana Sulistyaningsih, Ekonom PT Samuel Sekuritas, mengatakan setelah lonjakan inflasi Juli akibat kenaikan harga pangan, pemerintah seharusnya berterima kasih terhadap Lebaran yang mendorong daya beli masyarakat tetap tinggi.
Â
Hajatan tahunan tersebut, katanya, merupakan puncak dari pengeluaran tertinggi masyarakat terutama dari sisi konsumsi dan sisi transportasi.
Â
“Ini menjadi berkah bagi perekonomian nasional. Pemerintah beruntung karena melonjaknya inflasi akibat minimnya pasokan pangan terjadi pada saat euforia belanja, sehingga tidak begitu terasa oleh masyarakat,” tuturnya, Minggu (4/8/2013).
Â
Daya beli masyarakat terdongkrak dari penerimaan tunjangan hari raya dan gaji bulanan secara bersamaan.
Â
Dengan dana tambahan dan semangat keagamaan untuk berbagi kepada sesama, maka intensitas perpindahan uang dari kota ke daerah akan meningkat signifikan.
Â
Lana menyebutkan perpindahan uang dari perkotaan ke daerah akan sangat besar seiring dana yang dibawa oleh para pemudik ke daerah asalnya.
Â
Jika diasumsikan ada 22 juta rumah tangga mudik dan masing-masing membawa uang kas Rp5 juta, maka total nilai uang yang dibawa ke daerah sekitar Rp110 triliun.
Â
“Nilai tersebut, belum memasukkan pengeluaran-pengeluaran lainnya yang menciptakan multiplier effect,” ujarnya.
Â
(bisnis.com)