• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 31, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hingga Tutup Tahun 2020, Pertumbuhan Ekonomi Ditaksir Minus 2,80%

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
17 Desember 2020
pertumbuhan ekonomi 2020

Ketua Apindo Hariyadi Sukamdani. (Bisnis.com)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Pertumbuhan ekonomi Indonesia ditaksir hanya akan menyentuh angka minus 1,45 – 2,80% [YoY]hingga tutup tahun 2020. Begitu perkiraan dari Asosiasi Pengusaha Indonesia [Apindo].

Ketua Apindo Hariyadi Sukamdani menerangkan bahwa pandemi corona [Covid-19] telah ‘mengubah’ proyeksi pertumbuhan ekonomi Tanah Air dengan angka penurunan yang signifikan. 

Dia mengatakan bahwa semua pihak menyadari itu, termasuk dunia usaha. “Covid-19 telah menyebabkan proyeksi pertumbuhan ekonomi 2020 berubah total,” ungkapnya, seperti dikutip dari Antara.

“Realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama [2020] sebesar 2,97%, lalu ‘tenggelam’ hingga 5,32% di kuartal kedua, meski bangkit ke posisi minus 3,49% pada kuartal III,” sambungnya.

Demikian dengan pertumbuhan ekonomi di kuartal keempat yang diperkirakan masih dalam pusaran minus. Hal itu membawa taksiran pertumbuhan ekonomi keseluruhan di tahun ini dalam teritori negatif.

Dunia usaha di Tanah Air masih optimis bahwa pertumbuhan ekonomi akan membaik di tahun 2021. Diprediksi pertumbuhannya 3-5% (YoY).

Perkiraan angka pertumbuhan ini lebih rendah dari prediksi Bank Indonesia [BI]. BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun depan 4,8-5,8% [yoy].

“Karena memang ekonomi global yang masih dirundung ketidakpastian di tahun depan,” kata Hariyadi Sukamdani.

Para pelaku dunia usaha, sejauh ini masih belum bisa berharap banyak terhadap pulihnya kondisi ekonomi di tengah pandemi Covid-19.

Oleh sebab itu, menurutnya, pengangan Covid-19 harus menjadi prioritas utama pemerintah, agar dunia usaha mendapat kepastian.

Satu-satunya harapan ada pada vaksinasi yang rencananya akan dilakukan pemerintah dalam waktu dekat. Namun untuk tingkat keberhasilan, masih menjadi hal yang belum mendapat jaminan secara penuh.

Tapi jika vaksinasi berhasil, “Maka bukan tak mungkin pertumbuhan ekonomi akan lebih tinggi dari proyeksi Apindo,” katanya.

Namun bergantung sepenuhnya kepada vaksinasi Covid-19 juga bukan menjadi hal utama bagi dunia usaha. Dengan kata lain, vaksin hanya secercah harapan untuk situasi dan kondisi yang lebih baik kedepannya.

“Kalau dalam pelaksanaannya ternyata vaksinasi tidak bisa menghambat (penularan) secara keseluruhan, ini juga tentunya akan ada kekhawatiran di masyarakat,” kata Sukamdani. (bpc2)

Tags: Apindoekonomi 2020pertumbuhan ekonomi 2020prediksi ekonomi 2021
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Aturan Kemasan Rokok Polos Ancam Industri Legal, Apindo Minta Moratorium
Ekonomi

Aturan Kemasan Rokok Polos Ancam Industri Legal, Apindo Minta Moratorium

...

Read moreDetails
BI Masih Punya Ruang Pangkas Suku Bunga Lanjutan di Semester II 2025

Suku Bunga BI Naik Jadi 5,5%, Apindo Peringatkan Risiko Pembiayaan Kredit bagi UMKM dan Properti

Demo Mahasiswa Riau, APINDO Dorong Pemda Buka Ruang Dialog

Demo Mahasiswa Riau, APINDO Dorong Pemda Buka Ruang Dialog

Rp29,97 Triliun Pajak Berhasil Dikumpulkan dari Sektor Ekonomi Digital

Perusahaan Terancam Kena Sanksi Jika Tak Terapkan UMP, Apindo Dorong Pemerintah Utamakan Pembinaan daripada Sanksi

Kenaikan PPN 12% Dinilai Berpotensi Memicu Efek Domino pada Ekonomi, Sektor Usaha Makin Dilematis

Kenaikan PPN 12% Dinilai Berpotensi Memicu Efek Domino pada Ekonomi, Sektor Usaha Makin Dilematis

DBH sawit turun

Dunia Usaha minta Pemprov Riau Transparan dalam Mengelola DBH Sawit

Next Post
vakdin moderna

Kasus Covid-19 Kian Mengkhawatirkan, Kanada Percepat Pengiriman 168 Ribu Dosis Vaksin Moderna

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.