• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Sabtu, Oktober 10, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

DBH Sawit Turun, Apindo Kecewa ke Pemprov Riau, Pengelolaan Dana Belum Transparan

Turunnya penerimaan DBH sawit untuk Riau membuktikan lemahnya bentuk koordinasi dan komunikasi Pemprov Riau dengan pemerintah pusat.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 Juli 2024
DBH Sawit Turun

Ilustrasi

115
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM — Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Provinsi Riau menyampaikann kekecewaannya kepada Pemprov Riau, berkaitan dengan turunnya dana bagi hasil atau DBH sawit yang diterima Riau di tahun 2024.

Tahun ini, Pemprov Riau menerima dana bagi hasil atau DBH sawit sebesar Rp70 miliar. Jumlah ini turun hingga Rp13 miliar, jika dibandingkan dengan penerimaan DBH sawit tahun sebelumnya, yakni Rp83,13 miliar.

“Kami menyampaikan kekecewaan atas turunnya DBH sawit Riau, sebab ini menunjukkan lemahnya koordinasi Pemprov dengan Jakarta (Pemerintah Pusat),” katanya Ketua Apindo Riau, Wijatmoko Rah Trisno, kepada Bertuahpos.com, Jumat, 19 Juli 2024 di Pekanbaru.

Menurut Wijat, turunnya penerimaan Riau dari DBH sawit membuktikan lemahnya bentuk koordinasi dan komunikasi Pemprov Riau dengan Kementerian Keuangan. Padahal, Riau sebagai daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia pantas mendapat perhatian lebih dari sisi dukungan penganggaran oleh pemerintah pusat di sektor perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, Wijat juga menyoroti kurangnya transparansi Pemprov Riau terkait penggunaan dan tata kelola DBH sawit yang sudah disalurkan tahun 2023. Sejauh ini, kata dia, tak bentuk transparansi yang dilakukan Pemprov Riau, khususnya ke dunia usaha, dalam pengelolaan DBH tersebut.

“Kita juga mengeluhkan kurangnya transparansi Pemprov terkait penggunaan dana DBH tersebut ke dunia usaha,” tambahnya.

Wijat mengatakan, Apindo Riau berharap kepada Pemprov Riau ke depan agar lebih serius dan transparan dalam pengelolaan DBH sawit, sehingga dana tersebut tidak disalahgunakan. Dia juga menyebut sejauh ini, DBH sawit belum berdampak terhadap pembangunan infrastruktur sebagaimana yang diamanatkan.

 


Respon Pj Gubri soal Turunnya Penerimaan DBH Sawit Riau
ASN PPPK
Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto (Foto: dok.mcr)

Sebelumnya, Pj Gubernur Riau, SF Hariyanto, telah menyikapi penurunan penerimaan DBH sawit Riau tahun 2024. Dia menegaskan bahwa Pemprov Riau akan melakukan upaya lain, meski Pemprov tetap menghormati keputusan itu, “Tapi kami akan coba kembali mendiskusikannya dengan pemerintah pusat (terkait penerimaan DBH sawit,” katanya di Pekanbaru, Senin, 16 Juli 2024.

Turunnya DBH sawit Riau tahun 2024, diakuinya akan cukup berdampak terhadap pembangunan Riau ke depan, mengingat pembangunan dan perbaikan infrastruktur merupakan salah satu yang dimandatkan dari hadirnya DBH sawit.

Sejauh ini, Pemprov Riau berharap pemerintah pusat dapat mempertimbangkan kembali DBH sawit untuk Riau di masa mendatang. “Memang ini adalah penilaian dari pusat, kita mau bilang apa,” katanya.

Tahun 2023, menjadi awal penyaluran DBH sawit oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) ke 350 daerah penghasil kelapa sawit di Indonesia, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 91 Tahun 2023.

Adapun total DBH sawit yang dikucurkan sebesar Rp3,4 triliun. Riau termasuk provinsi dengan penyaluran DBH yang besar. Berdasarkan lampiran beleid tersebut, Riau menerima DBH mencapai Rp83,13 miliar.***

Tags: Apindodana bagi hasildbh sawitinfrastrukturkelapa sawit
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ekonomi

Naik Rp214,7 Miliar, APBD Perubahan Pekanbaru 2026 Jadi Rp3,2 Triliun

...

Read moreDetails
Harga TBS Swadaya di Riau Naik, Harga Tertingginya Segini. Harga CPO

Harga TBS Kelapa Sawit Plasma di Riau Juga Turun, Cek Selengkapnya di Sini

Ekspor Nonmigas Riau Tumbuh 8,14 Persen. Harga TBS Sawit Riau

Harga TBS Sawit Riau Turun, Umur 9 Tahun Jadi Rp3.912,24 per Kg

Tinjau Perbaikan Jalan Rigid Lipat Kain - Lubuk Agung, Pemprov Riau Dibantu Rp30 Miliar 

Tinjau Perbaikan Jalan Rigid Lipat Kain – Lubuk Agung, Pemprov Riau Dibantu Rp30 Miliar 

Proyek Jalan Tol Lingkar Pekanbaru Berkomitmen Perbaiki Jalan Rusak dan Dampak ke Rumah Warga

Plt Gubri: Pembangunan Infrastruktur Daerah Riau Butuh Sinergi Swasta

Tol Riau Sumbar Akan Buka Akses Pariwisata Lebih Luas, Sumatera Barat Diuntungkan

Tol Riau Sumbar Akan Buka Akses Pariwisata Lebih Luas, Sumatera Barat Diuntungkan

Next Post
Polsek Tenayan Raya Ungkap Peredaran Narkoba, 4 Pelaku Digulung

Polsek Tenayan Raya Ungkap Peredaran Narkoba, 4 Pelaku Digulung

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.