BERTUAHPOS.COM — Harga kontrak minyak kelapa sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) mengalami pelemahan pada, Selasa, 18 Februari 2025, mengakhiri reli dua hari berturut-turut. Penurunan ini terjadi akibat aksi profit taking oleh para investor.
Berdasarkan data BMD, kontrak berjangka CPO Maret 2025 turun 48 Ringgit Malaysia menjadi 4.694 Ringgit Malaysia per ton. Sementara itu, kontrak berjangka CPO April 2025 melemah 46 Ringgit Malaysia ke level 4.586 Ringgit Malaysia per ton.
Kontrak CPO untuk Mei 2025 juga terkoreksi 38 Ringgit Malaysia menjadi 4.504 Ringgit Malaysia per ton, sedangkan kontrak Juni 2025 turun 37 Ringgit Malaysia ke posisi 4.412 Ringgit Malaysia per ton.
Pelemahan berlanjut pada kontrak CPO Juli 2025 yang tergerus 40 Ringgit Malaysia menjadi 4.325 Ringgit Malaysia per ton. Adapun kontrak Agustus 2025 turun 41 Ringgit Malaysia ke level 4.263 Ringgit Malaysia per ton.
Menurut analis senior Fastmarkets Palm Oil Analytics, Sathia Varqa, harga CPO tertekan oleh aksi ambil untung setelah mengalami kenaikan dalam dua hari sebelumnya.
“Para pedagang juga sedang mengevaluasi tanda-tanda peningkatan produksi pada Februari serta pelemahan ekspor,” ujar Sathia, dikutip dari Bernama.
Pelemahan harga CPO ini mencerminkan sentimen pasar yang mulai berhati-hati terhadap potensi kenaikan pasokan di tengah tren ekspor yang cenderung melemah.
Sumber: Investor.id