• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 23, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

KLH: Hilangnya Ribuan Hektare Tutupan Hutan Perparah Banjir dan Longsor di Sumatera

KLH ungkap hilangnya tutupan hutan di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang memperparah banjir dan longsor. Pemerintah lakukan evaluasi izin dan inspeksi lapangan.

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
6 Desember 2025
KLH: Hilangnya Ribuan Hektare Tutupan Hutan Perparah Banjir dan Longsor di Sumatera

Warga mengamati sampah kayu gelondongan pasca banjir bandang di Desa Aek Garoga, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, Sabtu (29/11/2025). Sampah kayu gelondongan tersebut menumpuk di pemukiman warga dan sungai pasca banjir bandang pada Selasa (25/11) | Foto: Antara Foto / Yudi Manar/bar.

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS — Pemerintah mengakui bahwa penyebab utama banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh bukan hanya karena cuaca ekstrem, tapi juga akibat degradasi lingkungan yang sudah terjadi sejak puluhan tahun lalu.

Hal ini diungkapkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Dalam rapat kerja dengan Komisi XII DPR di Jakarta, beberapa waktu lalu. Dia menyebut tutupan hutan yang hilang sangat luas di Sumatera.

“Ini harus membangkitkan kita semua. Pemerintah harus hadir untuk merumuskan langkah-langkah operasional,” ujarnya di kompleks parlemen.

Hanif memaparkan bahwa Aceh kehilangan sekitar 14 ribu hektare tutupan hutan sejak 1990 hingga 2024. Kerusakan tersebut sangat berpengaruh terhadap tingkat keparahan bencana yang dipicu siklon tropis.

Di Sumatera Utara, hilangnya area tutupan hutan lebih besar, mencapai 19 ribu hektare. Adapun Sumatera Barat kehilangan sekitar 10 ribu hektare tutupan hutan dalam periode yang sama. “Tentu angka ini sangat berpengaruh,” kata Hanif menegaskan.

Menanggapi kondisi tersebut, pemerintah melakukan sejumlah langkah evaluasi. KLH, kata Hanif, memperkuat penegakan hukum lingkungan, mengendalikan penerbitan izin baru, mempercepat rehabilitasi ekosistem, serta memaksimalkan mitigasi perubahan iklim.

Hanif juga memastikan akan melakukan inspeksi langsung ke wilayah bencana pada Kamis (4/12). Evaluasi izin lingkungan disebut sudah dimulai, terutama di kawasan Batang Toru, Sumatera Utara, yang selama ini menjadi sorotan terkait kapasitas dan daya dukung lingkungannya.

“Mulai hari ini, persetujuan lingkungan telah kami evaluasi pada seluruh unit di Batang Toru, terutama terkait kapasitas lingkungannya,” tuturnya.

Dengan temuan tersebut, KLH menegaskan bahwa penguatan pengawasan dan pemulihan hutan menjadi langkah mendesak untuk mencegah bencana serupa terulang.***

Tags: Bencana alamlingkungan
Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan
Berita Pilihan

Ini Penjelasan Ahli Mengapa Karhutla di Lahan Gambut Sulit Dipadamkan

...

Read moreDetails
Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

Bukan Hujan, Ini Penyebab Banjir Bandang Maut di Perbatasan Nepal-China

Bukan Hujan, Ini Penyebab Banjir Bandang Maut di Perbatasan Nepal-China

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

Jikalahari Kritik Kunjungan Perdana Prabowo ke Riau, Dinilai Cuma Pindah Lokasi Rapat

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

111 Tersangka Karhutla di Riau, Jikalahari Pertanyakan: Korporasinya Mana?

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Plt Gubri Sebut Sumbang Rp1 Miliar untuk Bencana Gempa NTT Bukan soal Nominal Angkanya

Next Post

Pemkab Rohil dan TNI Perkuat Sinergi untuk Percepatan Pemetaan Lahan dan Pembangunan KDMP

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.