Cara Merawat Kuda Ala Horse Power, Simak Tipsnya Berikut Ini

Selasa, 25 Agustus 2020 11:40
Cara Merawat Kuda Ala Horse Power, Simak Tipsnya Berikut Ini
Proses latihan menunggang kuda di Objek Wisatawan Berkuda di Pekanbaru -Foto: Oong/Bertuahpos.

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Cara merawat kuda bukan perkara gampang. Begitulah yang dialami oleh pengelola objek wisata berkuda atau Wisata Dakwah Okura (WDO) yang kini sudah melebarkan sayap hingga ke kota dengan label Horse Power. Persis di sisi kiri persimpangan lampu merah SKA.

“Sewaktu kita di Okura, masih ada masyarakat kota Pekanbaru yang belum tahu. Begitu pawai dalam kegiatan gubernur dan walikota. Maka kita putuskan buat di tengah kota. Jadi Ini bagian dari Okura. Kalau di Okura polanya sekolah. Santri yang sudah tamat kita bawa di sini,” kata Coach Aldo sebagai Owner Horse Power. 

Advertisement

Agar bisa ditunggangi, kuda sudah harus dilatih minimal pada usia kuda mul 2 tahun baru dilatih. Tapi soal maintenance kata Aldo pmemang mahal. Apalagi di masa pandemi.

“Kita diuji masa pandemi ini. Tapi Allah tolong saya. Biaya perawatan seekor kuda 1 bulan Rp3,5 juta. Mulai makan, vitamin, dan penggantian tapal kuda baja, yang didatangkan dari Jabar. Santri kita yang pasang. Termasuki sampai mengobati kuda sakit. Jadi dokter hewan sekaligus,” ulas Aldo.

Baca: Bersiaplah, Lomba Foto Momen Bersama Bertuahpos Datang Lagi

Vitamin yang diberikan seputar herbal, madu, dan zaitun diinjeksi melalui mulutnya. Makanan utama tetap rumput, dan pelet campuran nutrisi. Ada juga makanan khusus menjelang pertandingan, dan makanan khusus untuk kuda hamil. 

“Kita ingin merancang ketika ada exhibition kitra kuda ke sini. Makanya kandangnya (stable) tidak permanen seperti di Okura. Nmun, kita punya target Desember akan ikut Kejurnas dan PON. Karena jadual tanding padat, kita mengharuskan alit berlatih terus. Bersamaan itu banyak tamu datang. Kita jadi kewalahan,” sebutnya.

Mau Berkuda Cepat Hanya 2 Syarat!

Meski kini jadwal menjadi member rider (jockey untuk pacuan) sangat padat, namun Aldo tetap ingin menelurkan garansi penerus yang mengerti tentang seluk beluk kuda.

“Terus terang Horse Power ini belum launching. Namun member sudah 30 orang. Member, berarti rutin berlatih. Nanti berpsoses menjadi atlit. Untuk menguasai kuda tak ubahnya sifat wanita. Dikerasin marah, dilembutin di nglunjak. Maka bagi penakluk wanita belajarlah dari kuda,” ungkapnya.

Untuk sementara ini, untuk penerimaan member ditahan dulu karena tidak sebanding dengan pelatih. Namun, syarat untuk menjadi member menyediakan dana Rp2 juta, dapat pelatihan sampai bisa. Skill di atas kuda banyak. Jadi, bagi member, cuma dua syarat terampil berkuda, berani, dan mencintai. “Kalau tidak akan dibuang kuda,” tambahnya. (bpc5)

Berita Terkini

Kamis, 24 September 2020 14:16

Pekanbaru Minta Daerah Sekitarnya Juga Berlakukan PSBM

#PSBM #COVID-19

Kamis, 24 September 2020 14:01

Tanggapi Pidato Jokowi, Demokrat: Janganlah Kita Pongah

#JOKOWI #DEMOKRAT

Kamis, 24 September 2020 13:59

4 Tahapan Mendidik Anak Ala Rasulullah SAW

#ANAK

Kamis, 24 September 2020 13:40

Pilkada 2020, Kade-Iyeth: 1 Angka Kemenangan!

#PILKADA2020

Kamis, 24 September 2020 13:20

Ini 3 Kecamatan di Pekanbaru yang Bakal PSBM Susulan

#CORONA

Kamis, 24 September 2020 13:01

KPU Riau: Masih Positif COVID-19, Satu Bapaslon Belum Ditetapkan

#PILKADA #RIAU