Bill Gates Bicara Sosial Distancing Tanggapi Kondisi Terburuk di AS Akibat Wabah Mematikan

Senin, 06 April 2020 11:25
Bill Gates Bicara Sosial Distancing Tanggapi Kondisi Terburuk di AS Akibat Wabah Mematikan

BERTUAHPOS.COM – Sang miliarder Bill Gates menanggapi situasi ketakutan pemerintah AS di tengah wabah corona di negara itu telah menelan ribuan korban nyawa.

Filantropis dan Co-founder Microsoft Corp itu berkata, “Bisa jadi tak seburuk yang diprediksi para ahli, jika tindakan social distancing dilakukan dengan benar.” Dia juga ikut menyerukan langkah karantina nasional untuk mengendalikan penyebaran virus  SARS-CoV-2, sesuatu yang belum pernah dilakukan AS sejauh ini.

Advertisement

Gates berbicara ketika para ahli, termasuk Dr. Anthony Fauci, Direktur National Institute of Allergy and Infectious Diseases di National Institutes of Health, memprediksi minggu ini akan menjadi pekan paling mematikan di AS dan pandemi belum terkendali, seperti dikutip dari bisnis.com.

Anggota tim kesehatan Presiden Donald Trump pekan lalu memprediksi antara 100.000 dan 240.000 kematian selama dua bulan ke depan. Gates mengatakan itu tidak bisa dihindari. “Jika pengujian diperbaiki dan melibatkan 50 negara bagian, kita akan berada di bawah [prediksi kematian] itu. Tentu saja, kita akan membayar harga ekonomi yang sangat besar,” kata Gates, dilansir Bloomberg.

Baca: Protokol Kesehatan yang Diterapkan dengan ‘Setengah Hati’

Pada acara “Face the Nation” CBS, Fauci bergabung dengan Trump dan Ahli Bedah Umum Jerome Adams dalam memprediksi situasi sulit di AS hingga dua mingu ke depan ketika kasus yang meningkat membebani sumber daya kesehatan di beberapa daerah dan kematian terus meningkat. “Ini akan menjadi minggu yang buruk. Segala sesuatunya akan menjadi buruk dan kita harus siap untuk itu. Ini akan mengejutkan beberapa orang,” kata Fauci.

Dia memprediksi, dalam waktu seminggu atau lebih, kurva coronavirus AS akan mulai merata. Kasus virus corona di AS melampaui 324.000 pada hari Minggu, tertinggi di dunia, dengan lebih dari 9.000 kematian, menurut angka dari Universitas Johns Hopkins.

Scott Gottlieb, mantan komisioner Food and Drug Administration, mengatakan AS masih kekurangan pendekatan langsung terhadap pengembangan vaksin atau perawatan untuk Covid-19. Tanpa itu, ada sedikit harapan untuk pemulihan dengan kurva berbentuk V. Selain itu dulit pula bagi ekonomi untuk pulih ke lebih dari 80 persen dari potensi normal. Sementara Gates mengatakan situasi tidak akan kembali normal jika vaksin yang memadai belum ditemukan. (bpc3)