• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Diduga Abaikan Keselamatan, Polisi Diminta Usut Tuntas Tragedi Kapal Wisata di PLTA Koto Panjang

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
20 Desember 2020
104
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Polisi diminta mengusut tuntas dan menjerat orang yang paling bertanggung jawab dalam tragedi tenggelamnya Kapal Wisata Banawa Nusantara 58 di Waduk PLTA Koto Panjang, Sabtu, 19 Desember 2020. Insiden itu kemudian  menewaskan Sekretaris ASPPI Riau.

Tragedi ini diduga akibat diabaikannya SOP keselamatan pelayaran, serta protokol kesehatan di masa pandemi covid 19 saat ini.

Hal ini ditegaskan Indra Ramos SH, salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan XIII Koto Kampar dari Desa Gunung Bungsu, kepada Bertuahpos.com, Minggu, 20 Desember 2020.

“Kami menyampaikan turut berduka cita atas meninggalnya, Salman Alfarizi (38), Sekretaris Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) Riau, pada tragedi tenggelamnya Kapal Wisata Banawa Nusantara 58. Sekaligus kami menyampaikan rasa prihatin terhadap kegiatan yang dilakukan Pemda Kampar, dalam hal ini Dinas Pariwisata,” ujarnya.

Dikatakan Indra Ramos, seharusnya pejabat Dinas Pariwista Kampar serta pihak yang turut hadir pada kegiatan tersebut memberikan contoh yang baik kepada masyarakat.

Di antaranya memperhatikan keselamatan selama berlayar mengelilingi tempat wisata yang dimaksud.

“Pelaksana kegiatan harus menegur pengelola kapal. Misalnya terhadap keselamatan penumpang. Pelaksana harus meminta agar pelampung dibagikan kepada seluruh penumpang dan jumlahnya disesuaikan dengan kapasitas kapal. Jika dinilai terlalu banyak pelaksana bisa meminta agar penumpang dikurangi. Apalagi saat pandemi covid 19 saat ini, harusnya penumpang maksimal hanya 50 persen saja,” jelas Indra Ramos.

Selain itu, menurut Indra Ramos, pihak Dinas Pariwisata juga harus bisa memastikan para wisatawan diasuransikan.

Hal ini menurut Indra Ramos, sangat diperlukan karena selain mempromosikan objek wisata, pihak Dinas Pariwisata juga harus memberikan sosialisasi agar selama berwisata tetap aman dan nyaman.

“Bukan sebaliknya seperti saat ini. Dengan kejadian ini telah membawa dampak buruk terhadap pariwisata di Kabupaten Kampar,” ungkapnya.

Kapal Wisata KM Banawa Nusantara 58 tenggelam di objek wisata waduk PLTA Koto Panjang, di Tepian Mahligai, Desa Koto Mesjid, XIII Koto Kampar, Riau, Sabtu, 19 Desember 2020 pukul 16.00 WIB.

Akibat tenggelamnya KM Banawa Nusantara 58 tersebut, seorang pegiat wisata Riau, Salman Alfarisi (38), turut menjadi korban tenggelam.

“Iya betul. KM Banawa Nusantara 58 mengelilingi Danau PLTA Kotopanjang. Saat hendak balik, kapal oleng dan tenggelam,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kampar, Afruddin Amga, Sabtu malam. (bpc17)

Tags: Koto panjangPltaWadukwisata kampar
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang
Berita Pilihan

Listrik Tersedia, Alam Terjaga, Melihat Lebih Dekat Biodiversity Safeguard di Lanskap Koto Panjang

...

Read moreDetails
Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Dibuka, BPBD Diminta Siap Siaga

Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Dibuka, BPBD Diminta Siap Siaga

Bermain Pasir di Pulau Cinta

Bermain Pasir di Pulau Cinta, Sungai Kampar yang Disulap Seperti Wisata Bahari

Berenang di Waduk Pelindo Dumai, Bocah Laki-Laki Ditemukan Meninggal Dunia

Siaga Banjir! Waduk PLTA Koto Panjang Akan Tambah Ketinggian Buka 5 Pintu Air Siang Ini

Awas Banjir! PLTA Koto Panjang Akan Tambah Ketinggian Buka 5 Pintu Air Sore Ini

Next Post
Puncak gunung everest

'Zona Kematian', Tapi Banyak Orang Menginginkan Puncak Everest

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.