• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Ilmuan Temukan Tiga Fosil Monyet yang Hidup di Waktu Sama dengan Kera Purba di Asia

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
14 Oktober 2020
192
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Para ilmuan telah menemukan adanya tiga fosil monyet di bekas tambang lignit di Provinsi Yuna, China.

Fosil ini diketahui berjenis berjenis mesopithecus pentelicus. Para ilmuan meyakini bahwa mereka adalah fosil monyet tertua yang pernah ditemukan di luar Afrika, yang berevolusi untuk bertahan dari perubahan iklim.

Profesor Antropologi di Penn State, Nina G. Jablonski, mengatakan itu adalah nenek moyang dari banyak monyet yang hidup di Asia Timur. 

“Salah satu hal yang menarik dari perspektif paleontologi adalah bahwa monyet ini hidup di tempat dan waktu yang sama dengan kera purba di Asia,” ujarnya seperti dilansir dari Express UK, Rabu, 14 Oktober 2020.

Dia menjelaskan, mesopithecus pentelicus diperkirakan telah pindah dari Eropa Timur selama akhir era Miosen atau periode perubahan lingkungan yang dramatis. 

“Ini adalah kasus yang menarik dalam evolusi primata karena membuktikan nilai keserbagunaan dan kemampuan beradaptasi dalam lingkungan yang beragam dan berubah,” tuturnya,

Dari tiga fosil yang ditemukan, salah satunya diperkirakan rahang bawah, bagian lainnya adalah tulang paha, atau tulang kaki bagian atas. Namun, salah satu temuan terpenting adalah kalkaneus kiri, atau tulang tumit.

Para peneliti mengatakan tulang ini memberikan wawasan kunci tentang bagaimana monyet akan bergerak dan menempuh jarak yang sangat jauh. 

Jablonski menyebut arti penting dari kalkaneus adalah menunjukkan bahwa monyet telah beradaptasi dengan baik untuk bergerak dengan gesit dan kuat baik di tanah maupun di pepohonan.

“Keserbagunaan alat gerak ini tidak diragukan lagi berkontribusi pada keberhasilan spesies ini dalam menyebar melintasi koridor hutan dari Eropa ke Asia,” tegasnya. (bpc2)

Tags: fosil monyetMonyet
Share5Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

China kloning monyet
Internasional

China Berhasil Kloning Monyet dan Diberi Nama ReTro, untuk Kepentingan Penelitian

...

Read moreDetails
Monyet terbesar

Saat Monyet Terbesar di Dunia Punah Karena Ukuran Tubuhnya

Gara-Gara Monyet, Liverpool Putus Kerja Sama dengan Perusahaan Thailand

Monyet terbesar

Monyet Terbesar di Dunia Punah Karena Ukuran Tubuhnya

Next Post
Kapal penyeberangan di Pelabuhan Dumai. (Melba/Bertuahpos)

DJBC Riau: Kegiatan Ekspor-Impor di Riau Berpotensi Meningkat Saat Hadirnya RoRo Dumai-Malaka

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.