• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 9, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Kisah Rosmainar, Penjual Kue Basah untuk Hidupi 8 Orang Anaknya di Tengah Pandemi

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
30 November 2020
covid-19

Rosmainar saat membuat kue untuk dagangannya. (Jon Indra/Bertuahpos)

178
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Situasi Covid-19 harusnya tidak membuat kita patah arang untuk mencari nafkah. Pandemi ini sejatinya hanyalah ujian dari Yang Maha Kuasa kepada hamba-hambanya yang sabar dan terus berikhtiar.

BERTUAHPOS.COM, SUMBAR — Usai shalat Subuh wanita paruh baya bernama Rosmainar itu terlihat gerasak-gerusuk di dapur kayu yang sangat sederhana berdindingkan seng bekas.

Sesekali terdengar dentingan sendok dan piring, seolah memberi tahu bahwa hari sudah mulai pagi dan matahari telah terbit.

Ternyata Rosmainar (35), warga Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, Sumatera Barat itu, sedang mempersiapkan dagangan kuenya untuk dijajakan sebagai cemilan sarapan pagi warga setempat.

Kue yang dia produksi seperti Donat, Risol, Tahu isi, dan Gabin Sus dijual dengan cara menjajakan dari rumah ke rumah.

Tak menunggu lama sekeranjang plastik berisi beragam kue itu sekitar pukul 08.00 — atau paling lama pukul 09.00 WIB pagi — sudah habis terjual. Karena memang dagangan kue Rosmainar tersaji saat panas.

“Alhamdulillah jarang kue saya yang bersisa karena memang setiap pagi saya membuatnya dengan ukuran yang akab habis terjual saja,” kata Rosmainar dengan wajah berseri, kepada Bertuahpos.com dalam sebuah perbincangan hangat. 

Istri Panito Tanjung tersebut mengaku memulai usaha rumahanya itu sejak Juni 2020 sebulan setelah wabah pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia.

“Saat itu PSBB diterapkan di Kabupaten Solok dan provinsi lain, sehingga menyulitkan suami saya jualan sayur keliling ke daerah Riau yang menjadi mata pencarian keluarga kami,” aku Rosmainar menceritakan awal dia memulai kue basah itu.

Awalnya, untuk Rosmainar, dia sangat ragu dan canggung karena sebelumnya kue yang sama sudah ada di warung warung. 

Dengan modal nekat dan yakin dengan pola jemput bola dan dalam keadaan panas, Rosmainar sangat yakin akan mendapatkan pangsa pasar di masyarakat nagarinya.

“Ternyata memang benar, semenjak jualan kue basah ini selalu habis terjual dengan kondisi masih panas dengan harga terjangkau Rp1.000,- per porsi,” katanya.

Bicara soal hasil, Rosmainar mengaku mampu mendapatkan keuntungan usaha rumahanya itu sekitar Rp100,- hingga Rp150,- ribu setiap harinya.

“Ya kami punya anak 8 orang dan semuanya masih dalam pendidikan. Tentu saya harus membantu suami mencari nafkah karena jualan sayur keliling (babelok-red) ke Riau sejak pandemi covid-19 sangat sulit, akibat dampak ekonomi semua orang,” katanya. (bpc19)

Tags: CoronaCovid-19Sumbar
Share4Tweet3Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat
Internasional

Covid-19 Varian XEC Terdeteksi di Jerman, Penyebarannya Jauh Lebih Cepat

...

Read moreDetails
Jalan Lintas Riau ke Sumbar Buka Tutup Akibat Longsor

Jalan Lintas Riau ke Sumbar Buka Tutup Akibat Longsor

vaksin corona, dokter di rusia positif corona

1 Januari 2024, Vaksinasi Covid-19 Wajib Bayar

kasus covid-19 naik lagi

Heboh Kasus Covid-19 Naik Lagi Bikin Warga di Pekanbaru Skeptis, Dokter Paru: tak ada yang Perlu Dikhawatirkan

kasus covid-19 riau meningkat

Tak Ada Lonjakan Kasus Covid-19 di Riau, Masyarakat Diimbau Tetap Waspada

Erupsi Gunung Marapi Sumbar: Seorang Pendaki dari UIR Sempat Kirim Shareloc ke Saudaranya.

Erupsi Gunung Marapi Sumbar: Seorang Pendaki dari UIR Sempat Kirim Shareloc ke Saudaranya

Next Post
ancaman resesi, pasar syariah, apbd riau 2021

BI Sebut Pasar Syariah di Negara Non Muslim Berkembang Pesat

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.