Pilkada di Tengah Pandemi, Jumlah Pemilih Dibatasi Maksimal 500 per TPS

Kamis, 04 Juni 2020 15:03
Pilkada di Tengah Pandemi, Jumlah Pemilih Dibatasi Maksimal 500 per TPS

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Komisioner KPU Riau, Nugroho Noto Susanto menjelaskan akan ada pengurangan jumlah pemilih dalam satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Pilkada 2020 nanti.

Sebelumnya, tiap-tiap TPS memiliki 800 orang pemilih. Namun, dikarenakan pandemi covid-19, jumlah pemilih tiap TPS akan dikurangi hingga 500 pemilih saja. Ini bertujuan untuk memudahkan penerapan protokol kesehatan di hari pencoblosan.

Advertisement

“Hasil rapat antara penyelenggara pemilu, Komisi II DPR RI, Kementerian Dalam Negeri, dan DKPP pada Rabu, 3 Juni kemarin memutuskan salah satu pengurangan jumlah pemilih dalam satu TPS. Kalau sebelumnya ada 800 pemilih, kini dikurangi menjadi maksimal 500 pemilih tiap TPS,” terang Nugroho kepada bertuahpos.com, Kamis 4 Juni 2020.

Akibat pengurangan jumlah pemilih per TPS ini, lanjut Nugroho, akan menyebabkan adanya penambahan TPS. KPU saat ini masih memetakan berapa TPS yang akan ditambahkan.

Baca: Pengundian Nomor Urut Paslon Pilkada Via Daring, Ini Baru Usulan Bawaslu

“Dampak lainnya akibat penambahan TPS adalah penambahan logistik di TPS, dan juga menambah jumlah petugas KPPS dan PTPS,” lanjut Nugroho.

Nugroho juga menyebutkan bahwa Pilkada 2020 ini akan diikuti oleh 100 juta lebih pemilih di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut masih belum dihitung dengan penyelenggara pemilu, dalam hal ini petugas KPU dan Bawaslu, yang jumlahnya juga akan mencapai ribuan. (bpc2)