• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Jumat, Oktober 30, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Hakim Sebut Camat Pekanbaru Kota Kaleng-Kaleng

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 September 2019
Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Majelis hakim di Pengadilan Negeri Pekanbaru, menilai Tri Sepna Saputra sebagai Camat Kaleng-Kaleng.

Pernyataan ini disampaikan majelis hakim yang diketuai Saut Maruli Tua Pasaribu SH, ketika mengadili perkara pemalsuan surat dengan terdakwa Al Hafiz alias Hafiz, Selasa (2/9/2019) sore.

Pernyataan pedas ini bermula ketika Jaksa Penuntut Umum, Gusnevi SH, menghadirkan Tri Sepna Saputra, mantan Camat Marpoyan Damai tahun 2015-2016 dan saat ini menjabat Camat Pekanbaru Kota, sebagai saksi di persidangan.

Kepada majelis hakim, Tri Sepna Saputra mengakui ada menandatangani SKGR yang diurus oleh terdakwa Al Hafiz. “Ketika itu terdakwa Hafiz datang bersama Lurah dan SKPT nya sudah jadi. Karena semua sudah tandatangan, maka saya tandatangan juga SKGR nya,” ujar Tri Sepna Saputra.

Kemudian Hakim Ketua Saut Maruli Tua Pasaribu SH, menanyakan kepada saksi Tri Sepna, apa saja persyaratan yang dibawa oleh terdakwa Hafiz saat itu dan dijawab antara lain, ada keterangan sempadan dan surat dasar tanah milik Supangat. 

Kemudian hakim bertanya surat dasar milik Supangat, mengapa saksi Tri Sepna Saputra menandatangani surat atas nama terdakwa. Saksi Tri Sepna Saputra kemudian menjawab karena Supangat tidak memiliki ahli waris dan tanah dikuasai Yusrizal Husen, ayah terdakwa.

Jawaban ini membuat hakim ketua kesal. “Kenapa rupanya kalau tidak punya ahli waris? Kalau dia tak punya ahli waris boleh diambil orang tanahnya? Jawaban bapak ini tidak masuk akal, bapak bukan Camat Kaleng-kaleng kan? Kalau kayak gini Kaleng-kaleng namanya,” ujar hakim Saut Maruli Tua dengan logat Bataknya.

Beberapa pengunjung terlihat tertawa mendengar pernyataan hakim ketua tersebut. 

“Jelas-jelas tanah milik orang lain, tidak ada peralihan hak dari pak Supangat, atau orang yang memiliki tanah kepada orang yang mengajukan surat baru, tetapi bapak tandatangan juga. Kalau bapak dilaporkan, bapak juga bisa masuk ini,” ujar Saut Maruli Tua.

Tri Sepna Saputra mencoba menjawab dengan berdalih bahwa lahan tersebut dikuasai oleh Yusrizal Husen, ayah terdakwa. Namun jawaban ini kembali membuat kesal hakim ketua. “Berapa lama rupanya terdakwa ini menguasai lahan itu?,” tanya hakim ketua.

Tri Sepna Saputra menjawab tidak tahu. “Bapak sendiri tidak tahu sejak kapan tanah itu dikuasai terdakwa. Kalau ada lahan orang yang enam bulan dibiarkan saja misalnya boleh rupanya diambil seenaknya oleh orang lain?” ujar hakim balik bertanya, yang tidak dapat dijawab oleh saksi.(bpc17)

Share3Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Tim Redaksi

Tim Redaksi


Diterbitkan oleh PT Citra Media Bertuah. Kirim informasi di sekitar Anda ke 0852 7260 5868 - redaksi@bertuahpos.com

Berita Terkait

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama
Nasional

Kalender 2027, Tanggal Merah, Libur Nasional dan Cuti Bersama

...

Read moreDetails
3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

3 Rekomendasi HP Xiaomi Harga Rp3 Jutaan dengan Performa Terbaik

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026

Hari Novar Terima Apresiasi SATU Indonesia Awards 2026, 10 Tahun Menggerakkan Pendidikan di Pelosok

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

KPK Sebut Kasus Cukai PT Djarum Rugikan Negara Triliunan Rupiah

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Mengenal Googlebook OS dan Perbedaannya dengan ChromeOS Pada Chromebook

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Pesan Besar dari Ekonom Riau di Balik Percepatan SAF Minyak Jelantah

Next Post

Kejari Pekanbaru Pulihkan Tunggakan BPJS Ketenagakerjaan di Kota Pekanbaru Rp4 Miliar Lebih

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.