Meriam Pejuang Indonesia di Perang Surabaya

Selasa, 10 November 2020 09:01
Meriam Pejuang Indonesia di Perang Surabaya

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU – Saat peristiwa 10 November, kekuatan senjata antara pasukan pejuang Indonesia dan pasukan Inggris memang tidak seimbang. Pasukan republik hanya bermodalkan senjata seadanya, dan pasukan Inggris mempunyai senjata lengkap.

Namun, sejarah mencatat jika ada beberapa pucuk meriam yang dimiliki pasukan pejuang.

Advertisement

Seperti kejadian pada tanggal 14 November 1945. Ada satu pasukan dibawah Mayor Jenderal Suwardi yang memiliki meriam altileri. Dengan senjata ini, pasukan Mayjend Suwardi berhasil membombardir Pelabuhan Tanjung Perak, tempat pasukan Inggris bersandar.

Hasil penembakan ini berhasil mengenai salah satu kapal perang. Pihak Inggris mengatakan kapal yang terkena serangan artileri tersebut adalah kapal Jepang, Osaka Maru.

Baca: Apa Kabar RUU Perlindungan Data Pribadi?

Kejadian lainnya yang menyebabkan kontroversi adalah tertembak jatuhnya 3 pesawat Mosquito Royal Air Force (RAF). Brigadir Jenderal Robert Guy Loder Symonds yang menjadi penumpang di salah satu pesawat ikut tewas.

Menurut pihak pasukan republik, mereka yang telah menembak Mosquito tersebut hingga jatuh. Dibawah pimpinan Letnan Kolonel Moekajat, pasukan ini menggunakan senjata anti pesawat Bofors 40.

Hanya saja, Inggris membantah jika jenderalnya tewas karena tembakan senjata anti pesawat pasukan Indonesia. Inggris menyebutkan kematian Brigjen Robert Guy Loder Symonds disebabkan kecelakaan. (bpc4)

Berita Terkini

Kamis, 03 Desember 2020 05:00

Catatan Sejarah 3 Desember: Pertempuran Gedung Sate

#GEDUNG #SATE

Rabu, 02 Desember 2020 17:35

Jokowi, Antara Optimis dan Warning Covid-19

#jokowi #covid #corona

Rabu, 02 Desember 2020 16:39

Jubir Covid-19 Riau: Kami Sadar Ada Kejenuhan Masyarakat

#corona #covid-19

Rabu, 02 Desember 2020 15:30

Biaya Investasi di Indonesia Mahal

#investasi #biayainvestasi

Rabu, 02 Desember 2020 15:15

Kisah Nek Mitun yang Harus Tetap Bekerja di Usia Senja

#act #kemanusiaan #ekonomi

Rabu, 02 Desember 2020 14:30

Fojuri Gelar Diskusi Virtual ‘Tantangan Industri Asuransi di Masa Pandemi’

#asuransi #indrustrikeuangan #ojk