• Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber
Selasa, Oktober 27, 2026
SUBSCRIBE
BertuahPos
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi
No Result
View All Result
BertuahPos
No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

Jokowi: Jajaran Menteri dan Kepala Daerah Perlu dapat Peringatan

Melba Ferry Fadly by Melba Ferry Fadly
19 November 2020
Presiden Jokowi

"Presiden Jokowi sehat," kata Luhut. (Foto: Net)

Share on FacebookShare on Twitter

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan jajaran menteri dan kepala daerah perlu mendapat peringatan keras terkait dengan realisasi anggaran yang masih rendah di penghujung tahun 2020.

Hal ini diungkapkan Jokowi saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengadaan Barang dan Jasa, di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 19 November 2020. 

Dalam rakor itu Jokowi dibuat jengkel setelah melihat angka realisasi pengadaan barang dan jasa juga tidak tumbuh baik, padahal tahun anggaran semakin dekat tutup buku. 

Leletnya belanja pemerintah tentu saja akan berpengaruh terhadap angka realisasi anggaran negara. Padahal Indonesia tengah dihadapkan dalam situasi pandemi Covid-19, hingga menyeret ke resesi ekonomi. Padahal jika realisasi anggaran bisa dimaksimalkan, masalah resesi bisa diatasi.

Oleh sebab itu, Jokowi menegaskan jajaran menteri maupun kepala daerah perlu diberikan ‘peringatan’ terkait rendahnya akselerasi serapan anggaran belanja kendati sudah memasuki penghujung tahun.

“Dengan berpijak pada data tersebut, para menteri dan kepala daerah bisa diberikan alarm, bisa diberikan peringatan agar mereka melakukan langkah percepatan di kondisi pandemi seperti ini,” kata Jokowi, seperti dikutip dari CNBC Indonesia.

Dia menilai alarm atau peringatan perlu diberikan karena sampai saat ini masih ada kementerian/lembaga maupun pemerintah daerah yang masih saja bekerja dengan cara lama di tengah krisis. “Alarm peringatan perlu diberikan karena banyak kementerian, banyak lembaga,” ujarnya. (bpc2)

Tags: Jokowipresiden Joko Widodorealisasi anggaranrealisasi rencah
Share2Tweet2Send
Follow Berita BertuahPos di Google News

Melba Ferry Fadly

Melba Ferry Fadly

Jurnalis di Bertuahpos.com

Berita Terkait

APBDP Riau 2026 Mulai Bisa Dijalankan, Target Realisasi 90%
Regional

APBDP Riau 2026 Mulai Bisa Dijalankan, Target Realisasi 90%

...

Read moreDetails
Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban

Amien Rais Soroti Lagi Polemik Ijazah Palsu Jokowi: Sudah Banyak Makan Korban

Ilustrasi: Canva / Melba

OCCRP Rilis Tokoh Dunia Paling Korup, Termasuk Joko Widodo

Jokowi

PDIP Sentil Jokowi, Makanya Jangan Terlalu Pede

Di Riau, Presiden Joko Widodo Resmikan Sejumlah Infrastruktur 

Halili Hasan: Jokowi Abai dengan Kesejahteraan Rakyat

Next Post

TC Timnas U-16, Bima Sakti Fokus ke Lini Belakang

Show Transparency Report
  • Profil
  • Redaksi
  • Suara Anda
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Privacy Policy
  • Contact Us
  • Pedoman Media Siber

© 2013-2025 BertuahPos.com.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Berita
    • Regional
    • Nasional
    • Internasional
  • Ekonomi
  • Hukum Kriminal
  • Lingkungan
  • Islampedia
  • Lifestyle
  • Otomotif
  • Teknologi

© 2013-2025 BertuahPos.com.