FPI: Gibran Juga Kumpulkan Massa Banyak, Nggak Masalah

Selasa, 17 November 2020 15:26
FPI: Gibran Juga Kumpulkan Massa Banyak, Nggak Masalah
Massa FPI di Bandara Soetta saat penjemputan Habib Rizieq. (detikcom)

BERTUAHPOS.COM — Polisi mengusut pelanggaran protokol kesehatan dalam acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq Shihab, membuat pengajaca Front Pembela Islam atau FPI Aziz Yanuar angkat bicara.

Menurutnya, polis telah bersikap tidak adil dan begitu tendensius dalam menyelesaikan persoalan pelanggaran protokol kesehatan dalam acara Habib Rizieq dan FPI. Sementara jauh sebelum itu, ada banyak kegiatan lain di berbagai daerah yang dia anggap juga menimbulkan kerumunan, namun faktanya tidak ditindak.

Advertisement

Aziz kemudian menyentil dengan menyontohkan kerumunan yang terjadi pada saat pendaftaran putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Gibran Rakabuming Raka mendaftarkan diri sebagai calon Walikota Solo beberapa waktu lalu.

“Gibran daftar wali kota Solo, ngumpul banyak massa, enggak pakai masker, enggak jaga jarak, enggak masalah,” katanya seperti dikutip dari Kompas.com, Selasa, 17 November 2020.

Baca: SMJ Pekanbaru: Harusnya Pemerintah Sediakan Masker Gratis untuk Warga Miskin

Menurut Aziz, dalam kasus ini, hukum hanya berlaku bagi FPI, Habib Rizieq dan para pendukungnya. Hal itu dibuktikan dengan hanya dipermasalahkan atau difokuskan pada kegiatan yang dilaksanakan oleh Habib Rizieq Shihab.

Selain menyinggung soal putra Jokowi, Aziz juga menyebut pelanggaran protokol kesehatan dalam rapat koordinasi menteri di Bali, di mana para menteri dan jajarannya berfoto bersama tanpa masker dan jaga jarak. Juga acara Elite Race Marathon di Magelang yang penontonnya tidak menjaga jarak.

“Terakhir, Banser di Banyumas gelar parade kumpul banyak orang, tidak jaga jarak, enggak masalah,” ujarnya.

Atas dasar itu lah, Aziz menilai polisi bertindak tak adil. Meski begitu, Aziz memastikan pihaknya akan mengikuti proses hukum apabila dipanggil oleh kepolisian.

Untuk diketahui, Polda Metro Jaya telah memanggil sejumlah pejabat di DKI Jakarta, terkait kerumunan pesta pernikahan dan perayaan Maulid Nabi di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat. Kegiatan itu diselenggarakan oleh pemimpin ormas FPI Rizieq Shihab. Termasuk Gubernur DKI Jakatra Anies Baswedan, juga ikut dipanggil polisi terkait kegiatan itu. (bpc2)

Berita Terkini

Selasa, 01 Desember 2020 16:10

Positif Covid-19, Syamsuar Punya Riwayat Hipertensi

#syamsuar #gubri #positifcorona

Selasa, 01 Desember 2020 15:21

Siapun Ada Kontak dengan Syamsuar Saat Paripurna di DPRD, Mohon Segera Swab

#gubri #syamsuar #covid #corona

Selasa, 01 Desember 2020 15:02

Mulai Sore Kemarin Syamsuar Mengeluh Tak Enak Badan

#syamsuar #gubri #positifcorona

Selasa, 01 Desember 2020 14:39

Positif Covid-19, Gubri dan Istri Dirawat di Rumah Sakit dalam Satu Ruangan

#syamsaur #positifcorona #covid #coronadiriau

Selasa, 01 Desember 2020 14:01

Negara Terkunci Negara? Tentu Saja Ada

#NEGARA

Selasa, 01 Desember 2020 13:32

Bulog Diminta Jamin Stok Bahan Pokok Saat Libur Panjang Natal dan Tahun Baru 2021

#bapok #bulog #riau #tahunbaru2021

Selasa, 01 Desember 2020 12:05

Gubri Syamsuar Diduga Positif Covid-19, Satgas Belum Bicara

#syamsuar #covid-19 #riau #gubri

Selasa, 01 Desember 2020 12:01

PDIP Belum Masukkan Pergantian Pimpinan DPRD Riau

#DPRD #RIAU

Selasa, 01 Desember 2020 11:45

Kabupaten/Kota di Riau Diminta Waspadai Penyebaran Covid-19 Klaster Nikahan

#klasternikahan #pestanikah #covid #corona