Pemerintah ‘Panggil’  Perusahaan yang Lahannya Rawan Karhutla, Minta Bantu Alat dan Tenaga

Kamis, 04 Maret 2021 16:30
Pemerintah ‘Panggil’  Perusahaan yang Lahannya Rawan Karhutla, Minta Bantu Alat dan Tenaga
Kepala DLHK Provinsi Riau Mamun Murod. (Melba/Bertuahpos)

BERTUAHPOS.COM, PEKANBARU — Pemerintah Provinsi Riau mendatangkan perwakilan pihak perusahaan di Riau untuk berembuk dalam upaya keikutsertaan swasta dalam upaya penanganan Karhutla di Riau.

Pertemuan ini berlangsung di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan [DLHK] Provinsi Riau di Jalan Jendral Sudirman, Pekanbaru, Kamis, 4 Maret 2021, dan dipimpin oleh Kepala DLHK Provinsi Riau Mamun Murod.

Advertisement

Adapun pihak swasta yang diundang untuk hadir dalam pertemuan ini, yakni perusahaan yang lahannya dianggap rawan terjadi Karhutla. Seperti perusahaan menggarap sektor perkebunan dan kehutanan di Provinsi Riau.

Pertemuan ini membahas mengenai antisipasi dan partisipasi swasta dalam upaya penanganan Karhutla. Terutama, perusahaan dengan wilayah operasional berada di daerah yang dianggap rawan Karhutla.

BACA JUGA:  Jelang Idul Fitri Harga TBS Sawit di Riau Naik

Baca: CEK FAKTA: Benarkah 1 Warga di Perbatasan Rohul dan Rohil Dapat 2 Surat Suara di Pilkada Serentak 2020

“Mereka, kami ajak untuk duduk bersama membahas penanganan Karhutla, mengingat saat ini Riau sudah memasuki musim kemarau. Sifatnya, ya koordinasi dan antisipasi yang kami bahas bersama perusahaan,” kata Mamun Murod.

Pertemuan ini menitikberatkan pada partisipasi perusahaan untuk terlibat langsung dalam upaya pemadaman api, terutama di lahan perusahaan yang bersangkutan apabila terjadi Karhutla, dengan tujuan agar api tidak membesar.

Dia menambahkan, keterlibatan pihak perusahaan, terutama untuk bantuan alat dan tenaga, sangat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana Karhutla.

“Saya minta pihak perusahaan juga membantu peralatan pemadam kebakaran kepada masyarakat di sekitar konsesi perusahaan. Khususnya di daerah-daerah yang rawan kebakaran lahan,” kata Murod. (bpc2)